Terapkan Hal Kecil untuk Dampak Besar Bagi Bumi

dampak besar bagi bumi

Belakangan suhu udara di daerah saya terasa panas sekali. Matahari rasanya terik banget, angin sedikit sekali berhembus untuk sekedar membuat sedikit kesejukan. Bikin kita serba salah..diem gerah banyak gerak pun gak nyaman. Saya kira ini sudah masuk musim kemarau. Etapi setelah beberapa hari terasa panas, tiba-tiba seharian mendung dan hujan deras. Itu berlangsung selama 2 harian deh..

Benar-benar selama 2 hari hujan deras dan tak ada matahari  yang menyapa. Serasa di musim penghujan. Padahal kemarinnya panasnya sebegitunya. Begitulah belakangan ini.. Panas dan hujan datang bukan lagi dalam hitungan 6 bulan. Hampir setiap bulan ada saja hari-hari hujan tanpa henti. Sekalinya hujan deraaaass sekali.

Perubahan cuaca yang tak menentu sudah saya rasakan beberapa tahun terakhir. Bukan saya saja sepertinya yang merasakan ya.. Kita gak perlu heran .. Karena kondisi ini sudah diprediksi sejak lama dan sudah terjadi berbagai belahan dunia. Banyak hal penyebabnya, diantaranya tingginya tingkat emisi karbon di permukaan bumi, makin habisnya lahan hijau, dll.

Menerapkan Hal Kecil untuk Bumi

Bila kita hanya berdiam diri tanpa peduli terhadap perubahan iklim belakangan ini, tentu tak akan ada perubahan. Bahkan kondisi akan semakin parah. Tapi kita tak bisa melakukan upaya-upaya yang berdampak bagi bumi  sendirian. Kita perlu #BersamaBergerakBerdaya agar hal kecil yang kita lakukan bisa berdampak.

Apa saja sih hal kecil yang bisa kita lakukan agar dampak perubahan iklim yang begitu ekstrim bisa diminimalisir?

Memilah Sampah, ini adalah hal sederhana yang bisa kita lakukan di rumah. Dengan memilah sampah kita sudah membantu mengurangi beban bumi dalam menerima sampah. Karena sampah dari rumah kita tidak campir baur sehingga sulit terurai. Misal sampah plastik bisa dipisahkan tersendiri dan tidak dibuang di tempat pembuangan akhir Sampah plastic (terutama kemasan berupa gelas, botol) bisa diberikan kepada pemulung untuk diolah lebih lanjut. Pasti menyenangkan bagi pemulung menerima pemberian ini. Atau bila memang tersedia, sampah plastic bisa diberikan pada bank sampah. Jadi duit deh…

Tidak membuang sampah sembarangan, tampaknya sederhana banget ya.. Tapi kenyataannya hal kecil ini saja banyak loh yang masih lalai. Seenaknya membuang sampah terutama di sungai. Sungai bukan tempat sampah ya..Sampah yang kita buang sembarangan akan terbawa air saat hujan, masuk ke sungai, dan berakhir di laut. Terbayang laut akan menjadi apa dengan sampah-sampah kiriman dari daratan ya…

Bijak menggunakan plastik,kita memang gak bisa 100% tanpa plastic ya.. Jadi kita perlu bijak menggunakan plastic. Sebisa mungkin mengurangi menggunakan kemasan plastic sekali pakai.Plastik kresek bila perlu saja. Menolak penggunaan plastic dari pedagang bisa jadi tidak mudah, tapi kalau sudah terbiasa pedagang akan terbiasa dengan kita yang enggan menerima bungku plastic. Ya sekalipun kita bisa saja menerapkan ekonomi sirkular untuk urusan plastic ini, tapi menurut saya ya tetap harus mengontrol penggunaan plastic ya…Jangan ugal-ugalan menghasilkan sampah segede gaban.

Mengutamakan penggunaan transportasi umum, nahini sih udah pasti ya besar pengaruhnya terhadap bumi. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil akan berdmpak pada berkurangnya emisi karbon. Apalagi bila transportasi umum yang digunakan juga tidak memakai bahan bakar fosil. Wah…ini impian banget. Memilih WFH juga bisa loh untuk mengurangi kemacetan yang menjadi penyumbang utama emisi karbon.

Perbanyak tanaman di rumah, ya sekalipun rumah kita tidak terlalu besar atau kita tinggal di ruang sepetak, tetap hadirkan tanaman meski hanya berupa tanaman kecil. Karena selain bisa menambah keindahan dan kesejukan di mata, akan memberi dampak positif juga pada udara sekitar kita. Pilih tanaman yang memang mudah perawatannya. Bila lahan di rumah memungkinkan bisa loh kita tanam pohon yang lebih besar dan bermanfaat. Misalnya tanaman buah. Jadi selain mendapat manfaat baik untuk udara kita bisa menikmati hasil buahnya juga.

Dan masih banyak hal sederhana lainnya #UntukmuBumiku yang bisa dilakukan mulai dari rumah dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi kalau saya punya kesempatan untuk membuat kebijakan yang bertujuan untuk mengurangi mitigasi risiko perubahan iklim, Wah bisa saya bikin kebijakan satu orang minimal menanam dan merawat 1 tanaman. Biar rumah-rumah makin terasa sejuk.

Kalau #BersamaBergerakBerdaya versi kalian apa nih? Boleh dong tulis di kolom komentar ya!

Tinggalkan Balasan