Inilah Doa yang Dibenci oleh Allah SWT

Doa yang dibenci oleh Allah SWT
sumber : popmama

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa doa menjadi salah satu bentuk permintaan atau permohonan manusia kepada Allah SWT. Tak hanya sekedar permohonan, kegiatan berdoa juga sebagai bentuk ibadah yang bisa dilakukan di mana saja (kecuali tempat-tempat yang dilarang, salah satunya seperti di dalam kamar mandi). 

Hal itu pun sudah tercantum dalam QS Al A’raf ayat 55 yang berbunyi “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”. 

Pada potongan ayat tersebut menegaskan bahwa berdoa merupakan anjuran bagi setiap Muslim. Tak hanya itu, ayat tadi juga menjelaskan perihal adab dalam berdoa dengan cara melembutkan suara, merendah diri, serta tidak melampaui batas. 

Akan tetapi, ternyata ada juga doa yang tidak disukai Allah. Doa apa sajakah itu? Nah, biar gak penasaran mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini. 

4 Doa yang Dibenci Oleh Allah SWT

1. Doa yang Hanya Memohon Kebaikan Dunia Saja

Dalam kegiatan berdoa, kita dianjurkan untuk tidak meminta seputar kebaikan dunia saja. Pasalnya, kita juga harus meminta kebaikan di akhirat kelak karena pastinya kehidupan disana bersifat kekal. Seperti yang sudah tertuang dalam QS Al Baqarah ayat 200: 

Faminannaasi man yakuulu robbanaa atinaa fi ddunyaa wamaa lahu fil akhiroti min kholaq

Artinya : “Maka di antara manusia ada yang berdoa: Ya Tuhan kami, beriah kami (kebaikan) di dunia, dan tiaalah baginya kebahagiaan (yang menyenangkan) di akhirat”

Potongan ayat di atas menyebutkan bahwa kerugian bagi orang-orang yang hanya berdoa untuk kepentingan dunia saja. 

2. Berdoa Untuk Orang Kafir yang Meninggal Dunia

Perlu diketahui, dalam pandangan Islam menyebutkan bahwa berdoa untuk orang yang meninggal dalam keadaan kafir adalah perbuatan sia-sia. Sebagaimana yang tertera dalam QS At Taubah ayat 84 yang berbunyi:

Wala tusolli a’laa ahadin minhum maata abdaw wala taqum a’laa qobrih, innahum kafaruuw billaahi wa rosuwlihii wa matuuw wa hum faasikuun

Artinya : “Dan janganlah engkau (Muhammad) melaksanakan salat untuk seseorang yang mati di antara mereka (orang-orang munafik), selama-lamanya dan janganlah engkau berdiri (mendoakan) di atas kuburnya. Sesungguhnya mereka ingkar kepada Allah dan RasulNya dan mereka mati dalam keadaan fasik”.

3. Berdoa Meminta Sesuatu yang Buruk

Tak baik bagi seorang Muslim mendoakan keburukan, entah itu untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Sebagaimana firman Allah dalam QS An-Nisa ayat 148:

Laa yuhibbuwllaahu aljahro bissuwai’ minal qowli illa mandhulim, wa kaanallaahu samii ‘an ‘aliiym

Artinya : “Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizhalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. 

Ayat ini menegaskan bahwa seorang Muslim tidak boleh berkata buruk, kecuali mereka yang teraniaya. Orang yang teraniaya tersebut boleh mengungkapkan keburukan pada si pelaku, namun tidak dilakukan secara terang-terangan di hadapan banyak orang, serta harus menghindari perilaku yang melampaui batas. 

4. Doa yang Sifatnya Memaksa

Doa berikutnya yang dibenci oleh Allah SWT, yakni doa yang sifatnya memaksa. Lantas, seperti apakah contoh doa yang sifatnya memaksa? 

Sebagai contoh, misalkan berdoa kepada Allah SWT agar esok hari mendapatkan kekayaan yang melimpah. Oleh karena itu, sebaiknya kita tetap bersabar dan tawakal dalam berdoa kepada Allah yang disertai dengan ikhtiar. 

Tinggalkan Balasan