Pembangunan Pertanian untuk Peningkatan Hidup Masyarakat

Pembangunan Pertanian merupakan salah satu proses yang didedikasikan untuk menambah produksi pertanian. Peningkatan produksi pertanian berfungsi untuk mencukupi setiap kebutuhan konsumen serta meningkatkan pendapatan serta produktivitas usaha masyarakat khususnya para petani.

Ahli ekonomi A.T Mosher menjelaskan bahwa pembangunan pertanian merupakan suatu bagian integral pada masyarakat umum dan pembangunan ekonomi.

Pembangunan Pertanian Secara Luas

Syarat Pembangunan Pertanian

Pertanian bukan hanya proses untuk menambahkan produksi pertanian. Secara luas pembangunan pertanian meliputi beberapa hal seperti yang dilansir oleh berita ekonomi dan keuangan hari ini

Sektor Pertanian

Pertanian dapat diartikan sebagai sektor utama dari penghasil bahan makanan, bahan industri, yang kemudian diproses atau diolah menjadi sandang, pangan, papan untuk konsumsi masyarakat atau diperdagangkan kembali.

Oleh karenanya pembangunan pertanian adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan ekonomi bangsa.

Fungsi Pembangunan Pertanian

Pada garis pembangunan pertanian yang dilakukan oleh pemerintah. Pembangunan pertanian memiliki fungsi sebagai:

Dari fungsi tersebut dapat disimpulkan bahwa pembangunan pertanian adalah bagian dari pembangunan ekonomi yang wajib dilaksanakan, agar tercapai tujuan akhir yang diinginkan oleh pemerintah.

Baca Juga : Software Pergudangan

Usaha yang Dilakukan Dalam Pembangunan Pertanian

Untuk melakukan pembangunan pertanian harus dilakukan usaha agar tercapai tujuan yang diinginkan. Usaha pokok dari pembangunan pertanian adalah meningkatkan kegiatan intensifikasi, ekstensifikasi dan rehabilitasi.

a. Intensifikasi

Intensifikasi merupakan usaha peningkatan produktivitas SDA yaitu dengan peningkatan penggunaan lahan kering, area pasang surut dan perairan. Dan  beberapa sarana produksi seperti pestisida, air, pupuk, dan sebagainya.

b. Ekstensifikasi

Ekstensifikasi merupakan usaha dalam memperluas SDA. Contohnya memperluas lahan panen, memperluas area tangkapan ikat, memperluas penanaman rumput guna makan ternak, dan memperluas SDA lainnya.

c. Diversifikasi

Diversifikasi merupakan usaha untuk menciptakan variasi atau keanekaragaman pada usaha tani dari produksi sampai pemaran atau dari komoditi dan wilayahh pada penyeimbangannnya. Penetapan serta pemilihan lokasi pembangunan pertanian yang pada akhirnya menjadi seimbang antara wilayah merupakan usaha diversifikasi.

d. Rehabilitasi

Rehabilitas merupakan usaha untuk mengembalikan atau memulihkan kemampuan produktivitas dari SDA pertanian yang rusak atau membayahakan kondisi lingkungan.

Syarat & Tujuan Pembangunan Pertanian

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam pembangunan pertanian yang diungkapkan oleh AT Mosher .

Baca Juga : Sodexo Gift Pass

Syarat-syarat pertanian menurut A T Mosher

Pembangunan Pertanian
sumber : suarasurabaya.net
  • Pasaran Hasil Produksi Pertanian
  • Teknologi Baru
  • Tersedianya bahan dan alat-alat produksi pertanian secara lokal
  • Perangsang produksi bagi petani
  • Pengangkutan

Tujuan Pembangunan Pertanian

Pembangunan pertanian memiliki tujuan utama yaitu untuk meningkatkan produksi pertanian. Oleh karenanya sangat dibutuhkan padalarang dengan harga yang cukup tinggi guna memasarkan hasil produksi pertanian.

Harga pasar yang cukup tinggi tersebut pada akhirnya berguna untuk mengembalikan biaya yang sudah dikeluarkan pertani. Serta untuk meningkatkan pendapatan petani.

Revolusi Pembangunan Pertanian

Untuk mencapai tujuan pembangunan pertanian dibutuhkan revolusi pertanian. Revolusi pertanian sendiri merupakan perkembangan ilmu dan teknologi baru yang digunakan pada pertanian.

Revolusi pertanian terjadi dengan adanya perkembangan ilmu serta teknologi baru, yang menunjang kegiatan pertanian agar terus bisa meningkatkan produksi.

Penutup

Demikianlah informasi tentang pembangunan pertanian untuk meningkatkan hidup masyarakat khususnya para petani.

Tinggalkan Balasan