Open Trip Jogja dari Sumenep Madura

Open Trip Jogja

Setelah sekian purnama rencana ke Jogja tertunda terus..akhirnya terlaksana juga. Pilihan untuk ikut open trip Jogja adalah yang terbaik menurut saya karena beberapa pertimbangan. Mulai dari kepraktisan, kenyamanan, sampai murahnya biaya open trip yang saya ikuti. Dan ini adalah pertama kalinya saya ikut open trip loh.. Ternyata asyik juga..sepertinya saya bakal ketagihan..

Sempat Bingung Memilih Open Trip Jogja

Saya sendiri sempat bingung memilih open trip Jogja yang bakal saya ikuti. Awalnya jadwal tersedia di bulan September 2021 seharga 140.00 saja. Gaiss…harga segitu Sumenep-Jogja PP dengan fasilitas bis full AC, rute full tol, dapet makan 1x, free tiket masuk tempat wisata (Parangtritis), bonus ke tempat oleh-oleh plus ke Malioboro itu murahnya kebangetan.

Saya ke Surabaya PP aja gak cukup segitu..Ini malah ke Jogja..haha. Sayangnya saya gak bisa ikutan karena jadwalnya bersamaan dengan jadwal perjalanan saya lainnya. Akhirnya saya berpesan ke penyelenggara trip untuk tetap share info kalau ada jadwal ke Jogja lagi.

Eh ternyata gak lama kemudian penyelenggara membagikan e-flyer tentang open trip Jogja seharga 185.000/orang sekitar tanggal 20 November. Fasilitasnya bis pariwisata bangku 2-2, rute full tol, snack, minum, makan pagi 1x, free tiket masuk ke Pantai Mesra, Hutan Pinus Pengger, kunjungan ke pusat oleh-oleh dan Malioboro. MURAH BANGET!!Ya sudah saya langsung booking deh…1 seat aja. Pengennya ngajak Nares dan Kinar..tapi khawatir mereka kecapekan karena perjlanan ini tidak menginap di Jogja.

Karena saya berangkat sendirian, jadi gak terlalu banyak persiapan untuk perjalanan kali ini..Hanya baju ganti secukupnya, obat-obatan pribadi, dan bekal juga secukupnya.

Memulai Perjalanan Open Trip Jogja

Open Trip Jogja dari Sumenep
Armada yang bakal dipake Open Trip

Perjalanan open trip Jogja dari Sumenep meeting point di depan Masjid Agung. Saya tadinya jam 2 sudah stand by di sekitar Masjid Agung Sumenep. Tapi ternyata bis masih dalam perjalanan dan sekitar 1 jam lagi baru sampai di meeting point. Ya udah saya akhirnya balik lagi ke rumah yang jaraknya emang gak terlalu jauh dari masjid agung.

Setelah ashar saya dihubungi penyelenggara open trip Jogja, bis sudah standby di depan Masjid Agung. Cuzzzz…

Gak terlalu lama nunggu peserta lain di meeting poin Sumenep ini..bis mulai meninggalkan area Masjid Agung. Wahhh..akhirnya yah…jadi juga nih ke Jogjaa… Bismillah….

Bis masih beberapa kali berhenti di beberapa tempat untuk menjemput peserta. Termasuk di Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan. Saat berangkat saya sempat kepikiran kan gemana kalo ikut open trip sendirian gini..meski banyak peserta lain..siapa yang potion hahaha..

Alhamdulillah perjalanan lancar, bisnya juga enak..nyaman lah so far. Nah selain berhenti di titik-titik penjemputan peserta, bis juga berhenti di beberapa tempat, misalnya di salah satu resto di Bangkalan untuk mengambil pesanan peserta (diluar fasilitas open trip) dan di rest area.

Saat di rest area berhentinya cukup lama. Karena peserta ishoma di sini. Rest areanya luas banget dan ada masjid yang cukup besar dan bagus. Saya sempatkan deh solat di masjid ini..sebelum makan bekal yang saya bawa dari Sumenep. Perjalanan lalu berlanjut dan sempat sekali berhenti di rest area lagi untuk memberi kesempatan penumpang  buang air kecil.

Selamat Datang di Jogja

Dini hari bis masuk ke sebuah terminal kecil. Saya terbangun dan melihat sedang ada pemeriksaan oleh petugas. Dari balik kaca bis saya membaca sebuah banner kalau ini adalah pos pemeriksaan bis pariwisata yang masuk wilayah Gunung Kidul. Woww..sudah di daerah Gunung Kidul Jogja nih.. Bis lalu mendapat stiker kalau sudah lolos pemeriksaan.

Open Trip Jogja Murah
Tempat pemeriksaan

Lalu bis bergerak lagi melalui jalan yang sempit, menanjak, menikung..Sepertinya kalau siang hari melalui jalan ini terlihat jelas keseramannya. Tapi jalurnya termasuk ramai dengan bis pariwisata..

Sekitar jam 4 pagi bis kembali berhenti. Kali ini tepat di gerbang loket tiket masuk ke beberapa pantai. Dari tulisan yang saya baca sih ada pantai Baron, Kukup, Indrayanti, Drini. Luar biasa ya..sepagi ini loket tiketnya masih buka..sepertinya memang dibuka 24 jam.

Bis lalu melanjutkan perjalanan beberapa menit kemudian berhenti setelah memasuki semacam area parkir. Penyelenggara trip menginformasikan kalau di tempat ini kami bisa mandi, solat subuh, dan makan pagi (gratis..fasilitas open trip).Saya pun bergegas memanfaatkan waktu untuk mandi dan bersiap solat subuh. Selesai solat saya sempatkan untuk selonjoran sebentar di musolla sambil mencharge power bank karena di bis hanya boleh mencharge ponsel.

Open Trip Jogja ada makan
Tempat makan pagi..Pondok Makan Griyo Wono
Open Trip Jogja spesial
Masjid di tempat sarapan

Setelah power bank kembali terisi pas banget sarapan sudah siap. Alhamdulillah… Makan pagi prasmanan menu ikan bakar..wow…

Open trip Jogja Sarapan
Menu makan pagi..lumayan banget iini mah..

Selesai makan pagi kami semua peserta mulai masuk bis lagi karena  akan lanjut lagi ke Pantai Mesra, destinasi pertama open trip Jogja ini. Rupanya tak jauh dari tempat kami makan pagi sudah masuk area parkir. Sepertinya jam belum juga menunjukkan pukul 7 pagi area parkir udah penuh dengan bis pariwisata. Luar biasa…

Pantai Mesra

Perjalanan dari parkiran bis ke pantai sebenarnya cukup jauh..beberapa ratus meter lah. Tapi berhubung di kanan dan kiri banyak kios penjual makanan dan souvenir jadi gak kerasa jalan kaki sampai ke pantai.  Saat masuk area pantai terlihat jelas tulisan Pantai Kukup. Lah katanya destinasinya pantai Mesra..kok ini Pantai Kukup..?Wkwkwk Ya sudah kami nikmati aja dulu pantai Kukup yang eksotik ini.

Open Trip Jogja pantai
Menuju Pantai
Open Trip Jogja balik
Jalan Menuju Pantai Kukup
Aneka camilan seafood
goreng
Open Trip Jogja Pantai
Karang di tengah pantai terhubung jembatan
Open trip Jogja Sehat
Pantai Kukup
Di Pualau Karang Pantai Kukup

Beruntungnya kami..cuaca saat kami di pantai tidak hujan..tidak panas juga..Mendung adem. Bener-bener pagi yang indah…Setelah puas eksplor Pantai Kukup..kami beristirahat menjauh dari pantai. Niatnya sih kembali lagi ke bis. Tapi kok masih lama ya dari target waktu yang ditentukan tour leader. Masih jam 8 an..jadwal kumpul lagi di bis jam 9.

Saat duduk beristirahat saya coba bertanya pada seorang pedagang, “ Kalau Pantai Mesra dimana pak?” Lalu bapak itu menunjukkan posisi Pantai Mesra yang berada di balik karang sisi barat Pantai Kukup. Untuk menuju kesana kami harus melewati cerukan karang dan menunggu ombak menjauhi pantai.

Santai dulu di Pantai Mesra

Alhamdulillah kami bisa sampai ke Pantai Mesra dengan aman.. Pantai dengan hamparan rumput hijau yang rapi. Ada bangku taman yang enak buat duduk santai.. Kami disini hanya foto-foto..Selesai berfoto langsung kembali ke area Pantai Kukup melewati cerukan karang lagi. Sayangnya saya terlambat melangkah..jadi keburu disapa ombak besar yang datang tiba-tiba. Alhamdulillah gapapa sih..hanya sepatu dan kaos kaki aja yang basah..hehe.

Kami pun segera kembali ke bis mengingat waktunya sudah semakin mendekati jam 9 pagi. Saya sempat mampir sebentar untuk beli snack unik..peyek rumput laut..Warnanya hijau rasa nori..yaiyalah namanya juga rumput laut..Saya sempatkan juga beli sandal jepit karena gak mungkin melanjutkan perjalanan dengan sepatu basah kan…

Hutan Pinus Pengger

Perjalanan dari Pantai Mesra ke Hutan Pinus Pengger cukup jauh juga.. Memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan medan yang juga naik turun dan berliku. Ditambah dengan lebar jalan yang relative sempit. Meski demikian jalur tetap aman dilalui kendaraan besar seperti bis pariwisata.

Sampai di hutan pinus area parkir bis juga sudah padat. Cuaca mendung seperti akan turun hujan. Tapi tak menyurutkan langkah kami untuk masuk ke hutan yang letaknya di puncak punggungan. Ketika kami masuk hutan belum terlalu ramai. Kami langsung masuk ke spot tempat foto. Tiket masuk ke hutan pinus ini hanya 5000 rupiah, tapi masuk spot foto bayar lagi 2000 per orang. Untuk foto menggunakan jasa yang disediakan pengelola bayar 3000 per file yang dipilih.

Antrian foto lumayan juga sih..lebih dari 5 orang. Kami duduk di bangku kayu yang disediakan. Saat giliran foto saya cuma 2 apa 3 kali aja gitu..Setelah itu kita bebas memilih foto mana yang akan diambil. Foto terpilih ditransfer ke ponsel kita dan dibayar sesuai tarif. Saya ambil 2 foto jadi bayar 6.000 . Ya bolehlah..sayangnya di foto ini kurang kelihatan kurus gitu ya haha..teuteuppp.

Selesai eksplor hutan pinus, air dari langit mulai turun..makin lama makin deras. Akhirnya saya bareng 2 orang teman baru saya memutuskan untuk makan siang dulu. Pilihannya bakso, mie ayam, dan tahu ketupat Magelang. Saya pilih bakso aja deh..kayaknya pas banget sama udara dingin dan hujan yang lumayan deras. Karena warungnya ramai kami gak bisa berlama-lama dan harus segera naik ke bis juga..

Mampir Ke Toko Oleh-oleh

Sesuai jadwal yang diberikan tour leader, setelah dari Pengger rombongan akan menuju ke tempat beli oleh-oleh. Saya tadinya gak ngeh dengan tempat yang diinfokan TL. Jadi ketika saya janjian dengan sepupu untuk ketemuan..ya bingung juga ..Tadinya saya kira lokasi toko oleh-olehnya di sekitar Malioboro. Karena lagi-lagi berdasarkan itinerarynya..setelah beli oleh-oleh lanjut ke Malioboro.

Terrrrnyata…

Ini dia tempat beli oleh-olehnya

Tempat beli oleh-olehnya itu di sekitar bandara Adi Sucipto..wkwkwk Iya jauh bener ke arah mau keluar Jogja..Ya mungkin memang kerjasamanya dengan toko ini..jadi rombongan manut wae ya.. Tempat oleh-olehnya besar banget sih.. Parkirannya cukup menampung 10 bis lebih kali ya..  Pengunjung bisa beli oleh-oleh di toko bagian depan atau bagian samping belakang.

Area parkir

Saya memilih masuk ke toko bagian samping. Harga oleh-olehnya lumayan mahal sih..Kalo bakpianya standart mulai 25.000 an. Nah oleh-oleh lainnya kayaknya serba 30.000 deh hehe..La tadinya saya mau beli slondok (sejenis kerupuk dari singkong) la kok harganya 30.000. Yang bikin saya urung belanja banyak disini juga karena ternyata tempat sebesar ini hanya menerima pembayaran cash. Ya sebagai yang tidak terbiasa bawa uang cash dalam jumlah besar saya agak kecewa juga sih..karena tempatnya tu besar banget..rame pula. Misal dari 10 kasir kasihlah 1 yang bisa bayar non tunai kan lumayan..heheh..

Jadilah saya batalkan beberapa item. Jadi prioritas bakpia aja deh.. Lagipula uang cash saya terbatas banget.

Ketemuan sepupu..yang ternyata rumahnya tak jauh dari tempat parkir bis kami

Selesai belanja bis bergerak lagi ..bukan ke arah keluar Jogja ya…Tapi balik lagi ke arah kota. Yap..karena tujuan berikutnya adalah Malioboro. Bis memilih parkir di Tugu Cokelat yang jaraknya emang lumayan jauh sih dari Malioboro. Jadi kami peserta tour kalau pengen ke Malioboro ya harus naik kendaraan dulu..bisa becak atau ojol. Saya pilih becak yang sekarang sudah dimodifikasi dengan mesin motor..Yes..semacam bentor gitu lah. Dari parkiran bis ke Malioboro (di masjid seberang Mirota Batik) bayarnya 20.000 sajah. Kalau kata sepupu saya sih ini udah murah loh karena jaraknya lumayan.

Ternyata emang lumayan sih..hahah. Tadinya saya gak ngeh posisi saya sebenarnya dimana..Sempat ditawari sepupu untuk pakai motornya saya menolak..Ya karena kondisi fisik udah capek juga..maunya yang langsung cuzz..belanja seperlunya..selesai. Gak perlu pusing cari parkiran motor lagi..Apalagi kan ini malam minggu..kebayang ramenya Malioboro kayak apa..

Sampai di Malioboro mulai gelap..saya juga udah males foto-foto. Tujuan utama saya cari ATM dulu deh..setelah menemukan ATM barulah saya beli oleh-oleh kaos. Mungkin karena udah capek sejak kemarin sore perjalanan dan seharian ini keliling ke beberapa tempat wisata..rasanya gak napsu banget buat belanja haha.. Aneka makanan juga banyakk..tapi beneran gak pengen icip-icip..Padahal kalau kondisi normal hmmmm pasti dicobain semua itu pecel Beringharjo, sate, es cincau, gudeg, dll..

Jadi setelah belanja..saya langsung balik ke tempat parkiran bis. Karena saya berencana untuk mampir ke rumah sepupu yang ternyata gak jauh dari parkiran bis. Padahal sorenya sepupu saya tuh nungguin ketemuan sama saya di Malioboro. Ternyata bisnya malah parkir di seberang gang rumahnyatak jauh dari masjid Jogokaryan.. Makanya berhubung masih ada waktu sebelum rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Sumenep..saya sempatkan deh mampir ke rumah sepupu saya. Lumayan masih ada waktu sekitar 1 jam.

Sempat makan dulu sebelum dijemput sepupu ..dan sempat ketemuan juga dengan teman jaman di kampus dulu.. Gak lama sih..asal udah ketemu aja udah seneng… Setelah itu langung meluncur ke rumah sepupu yang emang deket lah dari parkiran bis. Paling 5 menit aja perjalanan pakai motor. Di rumah sepupu saya sempatkan mandi dan ganti baju..

Tak lama kemudian saya kembali lagi ke tempat parkiran bis. Hanya menunggu peserta open trip Jogja dari Sumenep lengkap sekitar 30 menit lalu bis pun bergerak meninggalkan Jogja… Seneng banget bisa melihat langsung dunia pariwisata mulai hidup lagi.. See you again Jogja…

Oiya sekedar info..penyelenggara tour ini adalah INFO TOUR, no.WA 0852-0452-0409, Info Tour ini malayani segala kebutuhan pariwisata, Yang melayani juga permintaan tour priviate atau menyesuikan budget rombongan. Mau bepergian sama keluarga aja jga bisa..tinggal sewa mobil ke INFO TOUR. Untuk perjalanan kemarin saya kasih 8 dari 10 skor deh,,,

41 Replies to “Open Trip Jogja dari Sumenep Madura”

  1. Ya ampun open trip begini hemat banget yaaa….segitu aja sudah Sumenep-Jogja, meski itinerary agak kacau haha
    Nyeselnya di antara 10 kasir di toko oleh-oleh, tunai semua? Wah, padahal hari gini banyak yang sudah pilih pembayaran non-tunai, jadi ga sedia duit gede.
    Alhamdulillah meski sebentar bisa ketemu sepupu dan teman ya, Mbak
    Meski ga lama bisa menikmati Yogya, mayaaan

  2. Seru ya mbak kalau ikutan open trip gini, aku belum pernah nih selama ini. Paling private trip kalau sama keluarga. Kapan-kapan harus cobain juga nih.
    Trip Jogja dari Sumenep harganya terjangkau juga ya &bisa ketemu teman baru sekalian.
    Mampir ke tempat oleh-oleh wajib itu biar leboh afdol ya mbak

  3. muraaah mbak! 185ribu udah dapat banyak, bus juga AC, duduknya 2-2. TOP lah!
    btw, akhir 2020 aku ke Yogya padahal masih pandemi tapi parangtritis ruame pol. Lihat foto di pantai dan pusat oleh-oleh kayaknya memang sudah ramai yaa rombongan wisata ke Yogya.

  4. Waah hemat sekali mbaak, oiyaa tinggal di madura yaa brarti. Wisata madura kereen keren juga kan?

    Aku pengen ke.madura ke desa atau pulau oksigen kata tmnku bersih udaranya.

  5. Wah seru banget ternyata ikutan open trip berasa lagi berpetualang nih apa lagi sendirian pulak, tapi ternyata banyak yang bisa dimintain tolong buat fotoin kan yah, buktinya fotonya kece2 semuaaah hehe

    Itu kenapa pembayaran gak bisa didebet atau e-wallet yah? samaan kayak aku nih mbak, kalo pergi2 suka malesan bawa uang cash pengennya digesek atau top up aja biar praktis hehe

  6. serunyaaa yang open trip mba. Aku tuh sediiih karena rencana road trip kami di Indonesia terinterupsi COVID-19 saat baru kembali dari NYC. tapi memang kalau open trip begini murah karena ditanggung ramai – ramai ya

  7. Haaaah! 185 ribu doang? Aku sering ke Yogya tapi males kalo bepergian pake mobil sendiri.. boleh juga nih dicoba, jalan jalan dengan opentrip

    1. Seru banget tripnya, Mba. Apalagi murah banget yaa hanya 185K aja, duh pengen ikutan juga, sayangnya saya tinggalnya di Sulawesi

  8. Super murah mbak, opn trip Sumenep-Yogya, Rp 185rb aja. Destinasinya juga banyak gitu, pasti puas lah ya jalan-jalan di Yogya, walaupun nggak pake nginep.

  9. Emang deh paling seru tuh kalau ikuta open trip gini, karena aku juga pernah ikut beberapa kali tapi lebih fokus ke photography trip. Kadangkan kalau pergi sendiri atau teman2 suka ada tempat yang gak bisa dikunjungi secara pribadi, makanya seneng ikutan open trip.

  10. Wah senangnya bisa jalan jalan ke Jogja dengan open tour, murah ya mbak dengan fasilitas yang menyenangkan demikian. Jadi tertarik buat nyari ada ga ya di Bogor open tour begini. Jadi enak aja ya, karena kita tinggal nunut bolak balik sudah termasuk biaya masuk ke tempat wisata dan makan.

  11. Murah mbak, 185 ribu udah perjalanan PP, tiket masuk tempat wisata, dapat makan pula.

    Hihi… udah nyampe maguwo dan balik ke barat lagi ke Malioboro, kenapa nggak malioboro duluan gitu ya. Jadi mampir toko oleh-olehnya sekalian pas jalan arah pulang.

    Seru nih pengalamannya, eh akhirnya ada yang motoin juga ya walau ikut open tripnya sendirian

  12. Mantap skornya, kak Di..
    Tapi memang rindu akut dengan short trip yang mengasyikkan begini yaa.. Dapat pengalaman berharga sekaligus foto-foto aesthetic yanh siap untuk dijadikan reels di IG. Hihii~
    Serius fotonya seru, kak Di.. Terutama yang di Hutan Pinus Pengger.
    Rasanya pen ikutan short trip.

    Btw, kak Di…list perjalanan ke Jogjanya nih bisa aku tiru nih..
    Secara aku belum pernah wisata alam begini..
    Jadi pengen nyolek kak Manda juga nih…

  13. Wah murahnya kebangetan itu mbak. Hehe. Menginap nya berarti di bis nya atau gimana mbak? Ada toiletnya? Open tripnya apakah buka dari Depok juga? Aku orang Jogja malah belum pernah ke Pantai Mesra dan Pinus Pengger nih. Jadi iri ?

  14. udah lama banget gak jalanjalan pake bus, padahal waktu gadisnya bisa aja tuh berhari2 di busa ngiter jawa, sampai gak pulang lama. Kalo sekarang udah senang makan sate matura aja deh, hehehe. terima kasih ya mak udah berbagi ceritanya

  15. Murah banget mbaa jadi mupeng ikutan open trip kayak gini ya tinggal duduk manis kita bisa ke mana-mana, kalau bawa kendaraan sendiri lebih mahal dan capek, semoga keadaan segera aman biar bisa piknik dengan happy lagi

  16. Mba beneran ini mah murah banget. Padahal keberangkatan dari Sumenep ya mba. Kayaknya mau coba kalau dari Jakarta ke Yogyakarta berapaan ya. Kalau mba kasih skor 8 dari 10, wajib aku coba

  17. Aku dari dulu suka jalan rombongan kaya gini karena jatuhnya murah. Lumayan buat refreshing kan. Ya meski kudu sabar karena kan jauh beda dari perjalanan solo. Kudu ikut aturan

    Next kalau ada Perjalanan open trip, aku mau daftar juga. Tapi tetap lihat sikon apalagi pandemi kaya gini

  18. Ya Allah itu murah aja ga sampe 200rb bisa dpr fasilitas trip wah banget. Ada ga ya open trip jakarta palembang xixixi..

  19. seru banget ya mbk sampai ke Hutan Pinus Pengger yang mupeng abis itu lokasi fotonya, antri panjang pastinya ya. asli happy kalau udah jalan2 ya

  20. Wah kangen banget nih ke Yogya naik bus kota.
    Mantul banget selama di sana banyak destinasi yang dikunjungi ya mbak?
    Wah rezeki banget tu ke pantai pas cuaca gak terik tapi juga gak hujan, jd bisa lebih menikmati pantainya ya.
    Pengen ke Yogya ;lagi deh, moga ada rezekinya.

  21. MasyaAllah, udah bertahun-tahun gak pernah ikutan open trip, jadi mupeng lihat foto-foto Mbak Dian. Pantainya cantik euy. Biaya juga gak mahal ya, Mbak. Jauh banget range biayanya kalau dibandingkan jalan sendiri. Duh, kalau ada open trip dari Jakarta mau juga saya.

  22. sapti nurul hidayati says: Balas

    perjalanan murmer tapi menyenangkan ya…saya malah belum pernah ke pantai mesra. Kalau baron dan kukup sih suah beberapa kali. paling seneng ke Baron karena banyak oleh-oleh makanan lautnya. hihi…

  23. […] (kereta api) ya harus menunjukkan hasil negative swab antigen covid-19. Pengalaman baru-baru ini ke Jogja begitu.. Etapi bukan saya aja yang harus swab..anak saya pun harus swab saat akan berangkat dengan […]

  24. jalan-jalan asyekkkk makkk aku sendiri durung tau ke madura loh mak
    soale semua sudah di situbon jadi di sini ae skrg xixixi
    nanti kapan2 kita berjumpa ya mak

  25. Cintttt, maafkan yaaaaaa, tripmu ke kotaku ndilalah sibuk sibuk dadi aspri ki, next ke Jogja jadwalkan meet up yaa, tunggu aku di sumenep yaaa

  26. […] tempat wisata dan gak bisa bebas jalan keliling Jogja. Ceritanya bisa dibaca di postingan tentang Opentrip Jogja […]

  27. Wah iya tuh cukup murah ya harga segitu dengan banyak kunjungan serta destinasi. Kalau dari tempat saya di Cianjur Jawa Barat seperti harga bakalan jauh lebih tinggi.
    Semoga kalau ada open trip Jogja saya bisa ikut. Seru banget soalnya itu …

  28. Lihat bakpia pathok 25 jadi teringat sama almarhumah tante saya. Kalau ke Jogja harus beli bakpia. Tapi, maunya yang nomor 25. Gak mau yang lain hihihi

  29. wah Mbak Diane jalan-jalan ke Jogja, jadi pinginnnn

    walau punya rumah di Jogja, saya belum pernah lho ke destinasi2 di atas

    catet ah, agar bisa ke sana paska pandemi

  30. asyik nih bisa ikutan open trip seperti ini, aku belum pernah nge-trip jalan – jalan seperti ini, nanti ah pengen coba

  31. Fenni Bungsu says: Balas

    Sarapannya barokah mbak, itu mah enak banget ?.
    Foto yang pas di bagian tangan itu, instagramable banget, suka lihat di medsos. Ah jadi mau kalau ada kesempatan ke sana

  32. Wuih seru banget ini bisa open trip. Refreshing fisik dan hati. Mana bisa ketemuan sepupu ya. Huhuhu, aku pengen deh bisa tirp dan traveling. Ke Jogja. Atau ke mana gitu. Pikiran rasanya udah jenuh. Aamiin. Semoga bisa segera punya kesempatan. 😀

  33. What? Hanya dengan 185K bisa trip ke Jogja (dari Sumenep)? yang bener aja… Ini murah banget… Jogja adalah destinasi wisata terfavorit sepanjang masa. Panorama yang apik, budaya yang unik dan oleh-oleh yang beraneka ragam. Cocok deh pokoknya buat refreshing…

  34. Sebuah trip Jogja istimewa sesuai harapan untuk menghibur saat pandemi, terjangkau harga tripnya boleh dicoba biar bisa ke Jogja kembali

  35. Asiknya nikmati liburan Jogja ya ,Mba. Salah satu yang selalu ingin dikunjungi berkali-kali. Apalagi ramean bersama keluarga pasti asik dan seru nih. Btw, aneka cemilan seafood nya menggoda banget ya untuk kunyahan santai siang gini.

  36. Bener nih open trip Yogya nya kebangetan murahnyaa, kapan ya aku bisa ngerasain bebas dari hiruk pikuk ibukota, pengen jalan jalan, pengen healing..

  37. Seru sekali.
    Saya jadi ingat kalau dulu juga pernah ngetrip ke Yogya gitu bareng teman-teman satu rombongan, dibayarin kantor.
    Makanannya murah-murah dan enak-enak juga, heheheee…

  38. Seru juga ikutan open trip hemat kayak gini. Cuma kalau open trip emang resikonya gitu sih kak, ada aja kejadian yang bikin itinerary kacau. Pernah punya pengalaman yang sama soalnya.. Tapi ya nikmati aja lah ya.. Namanya juga liburan, harus happy-happy dong.

Tinggalkan Balasan