Suku Bunga Deposito BNI Menarik, Ini Syarat Buka Deposito BNI

Bunga deposito BNI
Sumber gambar : Pixabay

Umumnya masyarakat lebih memilih bank yang sudah dikenal luas sebagai tempat untuk membuka rekening deposito. Bank BNI adalah salah satu bank plat merah yang kerap jadi favorit. Selain bunga deposito BNI dianggap mampu bersaing, tingkat keamanannya pun terjamin. 

Deposito sendiri adalah salah satu jenis investasi yang paling banyak dikenal masyarakat luas selain tabungan berjangka. Produk keuangan ini merupakan varian tabungan dengan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan rekening tabungan biasa. Deposito cocok bagi nasabah yang memiliki dana menganggur namun ingin meningkatkan nilainya dengan risiko yang juga minim. 

Kelebihan lain dari deposito ini adalah bisa dijadikan jaminan kredit sehingga memudahkan kebutuhan keuangan. Ada beberapa produk deposito yang ditawarkan pihak bank untuk dipilih nasabahnya seperti deposito berjangka dan deposito valas. Mata uang asing yang sering ditawarkan antara lain dolar, euro, yen, dan poundsterling. 

BNI sendiri merupakan salah satu bank BUMN yang menawarkan suku bunga menarik. Berdasarkan Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia, suku bunga deposito BNI berada ditingkat mulai dari 5,5% hingga 6,1%. 

Makanya nih kalau tertarik membuka deposito BNI, persyaratan yang perlu dipenuhi diantaranya yaitu :

  1. Siapkan Identitas Diri

Sebagai pemohon yang ingin membuka deposito, sebaiknya nasabah sudah berusia minimal 17 tahun dengan menunjukkan kartu tanda pengenal seperti KTP, Paspor, atau SIM. Jika nasabah berasal dari Badan Usaha, maka perlu menyerahkan bukti identitas yang legal. 

2. Kepemilikan Rekening BNI

Persyaratan selanjutnya yang perlu dipenuhi adalah adanya kepemilikan rekening tabungan atau giro di BNI. Kepemilikan rekening tabungan atau giro tersebut untuk mempermudah pengelolaan deposito. 

Jika sudah jatuh tempo, nasabah bisa memilih untuk mencairkan bunga deposito ke rekening atau ditambahkan ke dana pokok. Selain itu, jika ingin menambahkan dana deposito, pihak bank pun bisa mengambilnya dari rekening sumber dana nasabah. 

3. Isi Formulir dengan Jelas dan Benar

Nasabah wajib mengisi formulir aplikasi pembukaan deposito dengan memasukkan informasi yang benar dan jelas. Jika terdapat kesalahan dalam pengisian formulir, bisa menimbulkan masalah saat nasabah ingin mencairkan atau memperpanjang deposito. 

Jika ada perubahan informasi, tentu saja sebaiknya menghubungi customer service agar data dapat diubah dan sesuai dengan situasi terkini. Hal yang sama pun berlaku jika nasabah membuka deposito melalui internet banking BNI. 

4. Penempatan Dana Awal

Setiap bank menetapkan dana penempatan awal deposito yang berbeda – beda, begitupun dengan BNI. Bank plat merah ini menyediakan dua jenis simpanan berjangka yaitu Deposito Rupiah dan Deposito Valas. 

Untuk Deposito Rupiah, minimal penempatan dana awal yang perlu disetorkan yaitu sebesar Rp. 10 juta. Untuk pembukaan deposito rupiah melalui internet banking, setoran penempatan dana awal mengikuti aturan yang berlaku di BNI saat itu. 

Sementara itu, untuk Deposito Valas aturannya berbeda dengan deposito rupiah. Besarnya dana penempatan awal disesuaikan dengan mata uang asing yang dipilih. Nasabah bisa memilih USD 1.000, JPY 150.000, SGD 2.000, HKD 8.000, EUR 1.000, GBP 1.500, atau AUD 2.000. 

BNI menyediakan 2 pilihan untuk membuka deposito, yaitu secara offline maupun online. Jika secara offline, nasabah bisa melakukannya melalui customer service yang bisa dijumpai di kantor cabang BNI terdekat. 

Jika tidak bisa melakukan secara offline, buka aja deposito BNI secara online. Selama memiliki gawai dan jaringan internet, nasabah bisa membuka simpanan berjangka melalui aplikasi BNI Mobile Banking atau Internet Banking. 

One Reply to “Suku Bunga Deposito BNI Menarik, Ini Syarat Buka Deposito BNI”

Tinggalkan Balasan