Ketika Harus Memilih Ikut Kejurda Renang atau Wisuda

Sejak pandemi melanda nyaris tak ada kompetisi olahraga apa pun yang diikuti anak-anak. Karena memang semua kompetisi sedang off. Termasuk renang yang selama ini anak-anak aktif mengikutinya. Biasanya kompetisi renang setidaknya di tingkat kabupaten aja ada setiap tahun. Tapi di awal tahun 2020 meski sempat ada seleksi untuk KOSN dan Kejurda Jatim, akhirnya batal semua.

Sampai tahun 2021 sebelum kasus positif covid melonjak gila-gilaan..ada pengumuman persiapan Kejurda Renang Jatim 2021. Tapi pesertanya hanya untuk Kelompok Umur (KU) 1,2,3. KU ini berdasarkan tahun lahir. Untuk KU 3 tahun lair 2009 (ya sekitar usia kelas 6-7). Untuk KU 4 dst tidak ikut Kejurda karena berbagai pertimbangan.Misalnya karena peserta dari KU tersebut lebih banyak dibanding  KU atas,  termasuk usia  rentan dan biasanya pengantarnya banyak banget.

Persiapannya apa saja? Yang pasti beberapa atlet diinfokan kalau akan ada Kejurda dan peserta akan diseleksi terlebih dahulu. Terakhir Kejurda (2019) siapa saja bisa ikut, tanpa proses seleksi. Tahun 2021 selain diseleksi, peserta juga dibatasi. Kabupaten Sumenep tadinya hanya mendapat jatah 2 atlet saja untuk ikut. Apakah daerah lain juga dibatasi? Iya..ada surat edaran khusus yang menyebutkan kuota masing-masing kabupaten. Bahkan kabupaten Banyuwangi hanya 1 atlet saja jatahnya.

Baca Juga : Gowes Bareng

Proses seleksi tadinya sudah dilaksanakan di Kolam Renang Mutiara Tirta. Ada 2 klub yang ikut seleksi. Ada beberapa atlet yang lolos seleksi (berdasarkan batas kecepatan).  Tapi kemudian setelah fix tentang pelaksanaan Kejurda, seleksi diadakan lagi termasuk seleksi administrasi (kan ada ketentuan usia sesuai KU).  Kan gak lucu kalau mengaku KU 4 yang berkompetisi dengan anak-anak usia SD ternyata KU 3 yang seharusnya lawannya usia SMP. Malu juga kan kalau ketahuannya setelah sampai di Surabaya kalau ngaku-ngaku begitu.

Saat seleksi terakhir yang dihadiri perwakilan berbagai lembaga di bidang olahraga (KONI Sumenep, PRSI Sumenep), ternyata hanya atlet yang berasal dari 1 klub saja yang hadir. Klub satunya entah kenapa tak ada satu pun yang hadir.

Setelah proses seleksi, ada informasi penambahan kuota atlet Sumenep yang akan diberangkatkan menjadi 4 orang. Dan terpilih 4 orang, yaitu Rega (KU 1), Rayhan (KU 2), Ajis (KU2), dan Kinar (KU 3).

Kejurda Renang Jawa Timur
Seleksi Kejurda

Bingung antara Kejurda atau Wisuda

Peserta sudah terpilih dan tinggal persiapan. Beda banget dengan saat sebelum pandemic. Untuk kali ini pendamping pihak keluarga tidak boleh ikut, kalaupun ikut tidak boleh memasuki area lomba. Pastinya semua peserta dan tim official (pelatih, manager team) harus menunjukkan swab test dengan hasil negative.

Tadinya saya mau ikut mendampingi..secara kan ini baru pertama ikutan Kejurda dan Kinar satu-satunya peserta putri dari kabupaten Sumenep.  Apalagi eventnya tanggal 11-13 Juni 2021, sementara tanggal 12 Juni nya acara wisuda SD. Huhuhu pilihan yang berat… Harus banyak banget penyesuaiannya kalau ingin ikut keduanya, Kejurda dan Wisuda. Pertama, nomor renang yang dipilih diusahakan yang jadwalnya tanggal 11 saja. Karena skenario awal setelah lomba tanggal 11 Kinar langsung pulang (bareng saya).

Awalnya memang berat untuk memilih salah satu saja. Kejurda atau Wisuda.  Ya gemana.. Kejurda ini kan kompetisi impian..dan untuk bisa ikut sudah melalui proses panjang banget.  Sementara wisuda..Ya namanya wisuda SD..jenjang pendidikan terlama dalam sejarah hidup kan…Semua biaya untuk wisuda juga sudah dikeluarkan.

Ketambahan lagi beberapa hari sebelum hari keberangkatan (rencana berangkat 10 Juni) yang mau melintas Suramadu harus menujukkan Swab Test Negatif ..Makin bikin maju mundur emak nih buat ikutan nganter.

Ndilalah pas hari H-nya saya gak bisa ikutan. Jadi saya pasrahkan Kinar ke pelatihnya aja..Pulang juga bareng tim (gak pulang langsung setelah lomba untuk bias ikut wisuda). Dan itu artinya TIDAK IKUT WISUDA. Karena kan jadwal tim pulang tanggal 13 Juni, sementara wisuda 12 Juni. Laa Hawlaa wa laa kuwwata illaa billaah..

Kejurda Renang Jawa Timur
Tim Pengantar

Bahkan untuk mengantar keberangkatan tim pun saya gak bisa ikutan. Sungguh moment yang luar biasa…

Pelepasan Tim Kejurda

Keberangkatan Tim dari Sumenep Kamis sore..Upacaranya berlangsung di Kantor KONI Sumenep. Alhamdulillah semuanya lancar dan tim pun berangkat ke Surabaya menjelang magrib, total 6 orang.

Kejurda Renang Jawa Timur
Tim Sumenep untuk Kejurda Renang Jatim

Saat tim istrahat makan malam di Pamekasan (sekitar 1 jam dari Sumenep) pelatih mengirimkan foto tim. Lega rasanya meski tak bisa ikut. Yang agak mendebarkan memang saat jam melewati Suramadu, sekitar jam 10 malam. Kinar mengirimkan foto saat pemeriksaan. Ceritanya sih..semua penumpang diminta turun semua dan dicek satu-satu.. Nama dan kartu identitas (kartu pejar atau Kartu Identitas Anak).  Lalu dicek hasil swabnya. Yak arena semua sudah sesuai porsedur, tim pun bisa melanjutkan perjalanan.

Sebenarnya bisa saja melintas di atas jam 12 malam agar tidak perlu diperiksa surat swab testnya.. Tapi kan tim atlet harus cukup istirahat..jadi ya tetep mengikuti prosedur aja lah..Tim tiba di penginapan sekitar jam 11 malam. Berhubung esok harinya sudah mulai kompetisi..langsung istirahat deh…

Baca Juga : Vaksin untuk Anak

Nonton Kejurda Renang Lewat Youtube

Seperti yang diinformasikan oleh pelatih, pelaksanaan Kejurda Renang Jawa Timur bisa ditonton di chanel Youtube PRSI Jatim. Jadi yausd..saya nonton deh di Youtube. Mulai pembukaan sampai waktunya Kinar turun.  Nomer yang diambil Gaya Punggung 10 meter (sekitar jam 11.20) dan  Gaya Bebas 50 meter (sekitar jam 17.00).

Ini pengalaman pertama saya juga sih nonton daring anak sendiri di kompetisi cukup bergengsi. Pertandingan sempat juga dihentikan sementara karena ada pengantar atlet yang berkerumun di sekitar arena lomba..

Kejurda Renang Jawa Timur
Catatan Waktu Gaya Punggung 100 m
Kejurda Renang Jawa Timur
Catatan Waktu Gaya Bebas 50 meter

Hasilnya..belum berhasil bawa pulang medali..  Its okay..setidaknya punya pengalaman sangat berharga dari Kejurda yang diadakan di saat pandemi.  Meskipun harus merelakan untuk tidak mengikuti wisuda yang berlangsung offline. Sementara saat wisuda ternyata dapet penghargaan juga dari pihak sekolah sebagai siswa berprestasi..Alhamdulillah..

Semoga pandemi ini cepet kelar yah..biar bisa bebas lagi ikut berbagai kompetisi setidaknya di tingkat kabupaten.  Tetep semangat sehat!

28 Replies to “Ketika Harus Memilih Ikut Kejurda Renang atau Wisuda”

  1. Masyaallah salut saya Bu punya anak berprestasi di cabor renang. Kinar keren sekali berani berangkat sendiri bareng tim. Mental nya sudah terlatih ini mah. Good job Kinar!

  2. Hidup adalah pilihan. Kalah terus ikutan latihan agar besok jadi memang kejuraan

  3. Aamiin Ya Allah, semoga pandemi berlalu dan bisa ikut terus berbagai kompentisi dan bisa meraih juara. Jika belum berkesempatan meraih medali , pengalaman berharga akan menjadi hadiah terindah, semangaaat

  4. Kinar makin tinggiiiii ya Mba
    Semangat utk terus menggapai prestasi
    KEREN BANGET!

  5. Masya Allah, kesayangan mbak Diane begitu berprestasi ya. Olahraga renangnya bisa ikutan Kejurda. Dari sekolah juga mendapatkan juara. Duuuh apa sih rahasianya? hehehe. Meamng ya pilihan yang sulit. Tapi aku setuju sama pilihan mbak. Kapan lagi bakalan berpartisipasi di kejurda? Btw aku kangen renang nih, hobiku juga berenang 🙂

  6. Iiih keren lah kakak Kinar dah ikut kejurda renang. Walau belum meraih medali tapi masuk di urutan 6 itu dah keren loooh. Ini kalau tanding sama saya, saya baru setengah jalan, Kinar dah 10 kali bolak balik kali ya… hahahaha… saking lamanya saya. Sukses terus ya kakak Kinar, jangan patah semangat, sapa tau nanti bisa ikut kejurnas. aamiin…

  7. Selamt buat Kinar yang berhasil mewakili Sumenepuntuk Kejurda.
    Seumur anak bungsu saya berarti ya, Mbak. Wisuda SD, tapi kalau anak saya virtual via zoom di rumah. Ke sekolah cuma foto selebrasi dengan jadwal sesuai aturan prokes, semua peralatan wisuda dibagikan saat itu dan hari H wisuda via zoom didampingi orangtua.
    Apapun selamat untu penghargaan siswa berprestasi buat Kinar..wisudanya nanti masih ada SMP, SMA, S1, S2…dst

  8. Dari tiap pilihan memang ada yang harus dikorbankan ya mbak. Setidaknya Kinar puas sudah berlomba meski belum pulang bawa medali. Tetap dapat penghargaan sebagai siswa berprestasi. Wisudanya nanti bisa ikut pas lulusan SMP, SMA dan Kuliah. Masih banyak kesempatan 🙂

  9. Semangat, Kinar! Meskipun belum meraih juara. Tetapi, hebat karena sudah ikut Kejurda. Insya Allah akan semakin berprestasi. Semoga bisa segera bebas pandemi. Biar bisa nontong langsung pertandingannya ya, Mbak

  10. Selamat ya Kinar, tidak apa meski belum berhasil membawa medali. Sudah mewakili saja itu sudah prestasi banget. Kedepannya semoga bisa membawa medali juara ya …
    Aamiin….

  11. Masya Allaaah Kinar!
    Semoga ke depan jadi pengganti perenang putri terkenal Elsa Manora Nasution – Maya MAshita dan Kevin Rose yang cantik cantik dan berprestasi itu!

    Aku juga punya teman perenang, mbak Diane, nama panggilannya Bebi dan … sudah berpulang duluan 🙁

  12. Keren banget anaknya mbak. Sekecil itu sudah ikut kejuaraan bergengsi. Kebayang bingung milih mau renang atau wisuda, tapi akhirnya milih ikut lomba 😀
    Moga2 ke depannya makin sukses sebagai atlet renang yaa
    Aku nih msh maju mundur ngelesin anak renang, pas udah niat eh pandemi wkwkwk
    Moga2 abis ini bisa lha lesin renang aamiin

  13. wah keren mbak, anaknya da jadi atlet
    semoga makin sukses ya Kinar
    jadi perenang nasional yg sukses

  14. Wah seru ya ikutan kompetisi olahraga, aku juga selama pandemi belum renang lagi nih mbak, tapi baru minggu ini mulai lagi nih.
    Keduanya sama-sama momen yang dinanti ya kejurda & wisuda. Sebagai orangtua pasti bangga ya mbak bisa nonton anak kompetisi walauoun lewat daring. Insya Allah next bisa bawa medali, ikut mendoakan

  15. Kaka Kinaaaarrr…
    Aku padamuuu…mashaAllah~
    Ikut merinding mengantarkan ananda ke Kejurda. Sebuah catatan prestasi yang berhasil diukir di usia semuda ini.
    Kinaaarrr…
    Pengen dengerin lagu NCT bareng niih… Kita sama-sama berburu PC yuukk~

  16. Alhamdulillah patut berbanggalah ya jadi orang tua kalau anaknya berbakat. Semoga semakin maju dan kelak akan membawa pulang medali emas.

  17. Masya Allah keren anaknya ya Mba, bikin bangga. Anak saya dulunya juga pas latihan renang ditawari ama pelatihnya buat jadi atlet, nah karena sekolahnya di SDIT kan gak bisa ya latihan 5 kali sepekan, jadi gak kita tempah jd atlet berprestasi, jadi sekedar bisa aja deh sekarang, hehehe buat dia kelaknya

  18. Perjuangan ikut kejurda di masa pandemi ya… agak ribet juga protokol kesehatannya tapi gpp ya, malah jadi pengalaman seru. Semoga saat Kinar ikut kejuaraan berikutnya, pandemi sudah hilang. Jadi ibunya bisa dampingi

  19. MasyaAllah mbak, turut bangga ya dengan kesuksesan ananda. Meskipun belum berhasil meraih medali, tapi ikut serta saja sudah bahagia banget. Moga langkah awal ini akan diikuti dengan langkah-langkah berikutnya dan selanjutnya ananda dapat membawa medali emas untuk keluarga dan sekolah. Barakallah mbak.

  20. dah kereeen makk wakili kejurda sumeneppp
    tahun depan event lain menang insyaallah
    semangat kakakk
    aku pun kemarin di jatim raffi ga lolos tapi ya gpp taun depan kesempatan masih panjang
    seru ya makk seneng lagi kalau datang lihat langsung

  21. kitanya ya mba yang degdegan dan ngga karuan rasanya hehe. Selamat untuk si kakak bisa ikut kejurda impian, terus berprestasi sayang.

  22. Pilihannya sudah tepat Mbak memilih ikut Kejurda karena ini kans yang sangat besar. Kalau wisuda yah menurut saya cuma kelulusan SD saja, wisuda sebenarnya kan saat lulus kuliah. Dulu malah di SD saya nggak ada wisuda-wisudaan cuma perpisahan saja anak-anak dibuatkan pentas untuk tampil.

  23. Ya Allah pasti sempat bingung banget ya mau pilih ikut yang mana. Alhamdulillah akhirnya dimudahkan ikut yang kerjurda renang. Walaupun ga menang insyaallah udah dapat banyak banget pengalaman berharga ya Kak

  24. Kinar keren banget sih!! Aku sampai takjub bacanya. Salam kenal buat Kinar ya, Mbak Diane. Sebagai orang yg ga pernah berprestasi aku tuh selalu senang liat yang hebat-hebat gitu.

    Semoga Mbak Diane sekeluarga selalu diberi kesehatan ya. aamiin

  25. Meskipun belum pulang bawa medali tapi tentunya sudah kembali dengan pengalaman baru. Begitu juga pastinya meningkatkan rasa percaya diri sudah berani tampil berkompetisi di kejurda. Semoga next bisa semakin baik dan mendapatkan medali di kompetisi berikutnya.

  26. Alhamdulillah si kakak punya pengalaman yg ga terlupakan sekaligus penghargaan siswa berprestasi. Semangat terus untuk kak Kinar!

  27. Masya Allah, keren sekali prestasi anaknya Mbk, ikut bangga mengikuti lomba dan juga prestasi di sekolah, barokallah sukses selalu

  28. Keren banget bisa ikut Kejurda ya semoga makin semangat berlatih ya dan bisa meraih prestasi yang banyak aamiin..

Tinggalkan Balasan