Berkendara Aman dengan Proteksi Maksimal

Mobilitas saya sehari-hari menggunakan sepeda motor. Selain memang karena bisanya naik sepeda motor, ada beberapa perimbangan juga sih… Diantaranya ya praktis dan lebih irit. Termasuk untuk beraktivitas di tempat yang jauh dari rumah (sekitar 25 km) saya masih mengandalkan sepeda motor. Begitu juga untuk keperluan antar jemput anak-anak.

Meskipun merasa nyaman dengan sepeda motor…bukan berarti saya sepenuhnya terbebas dari rasa khawatir ada gangguan apa gitu di jalan. Ya entah kerusakan atau bahkan kecelakaan…(naudubillahimindalik..semoga dijauhkan ya…). Ya kebetulan beberapa kali sih kalo mengalami gangguan kerusakan yang menurut saya lumayan fatal. Apa saja sih kerusakan yang bisa kita alami saat berkendara sepeda motor?

  • Ban bocor..nahini umum banget ya dialami pengguna sepeda motor. Selain karena kurang control angina ban, bisa juga karena kena paku atau benda tajam lainnya di jalanan. Kalo saya sih seringnya ya karena kurang control tadi…jadi ya berdampak ke lainnya.
  • Kehabisan bahan bakar, bisa banget nih terjadi kalo gak control juga. Kadang meremehkan meskipun indicator BBM sudah menyala. Tapi Alhamdulillah saat membawa motor sendiri belum pernah mengalami kehabisan bahan bakar.
  • Rantai putus atau los.. Nah saya punya pengalaman nih dengan rantai putus saat perjalanan. Penyebab utamanya sih ya karena gak control juga kalau rantai sudah mulai longgar. Jadi ya resikonya bisa rantai putus atau los.

Saya mengalami rantai putus 2 kali. Tapi Alhamdulillah teratasi dan ada pertolongan. Jadi saya tidak harus mengalami menuntun sepeda motor sampai menemukan bengkel. Pengalaman pertama kali ketika pas di jalan yang menurun..dan di ujung jalan tersebut terdapat bengkel yang bisa memperbaiki motor saya. Murah lagi.

Pengalaman kedua kejadiannya menjelang tanjakan. Nah kebayang kan kalo gak teratasi ..saya bakal menuntun motor sampai setidaknya 1-2 km dengan kondisi jalan menanjak. Tapi lagi-lagi saya ditolong..Tak jauh dari tempat kejadian ada serombongan bapak-bapak yang sedang menggali pasir. Mereka memanggil saya untuk menuju ke arah mereka. Alhamdulillah…meskipun sempat deg-degan dan khawatir ternyata kerusakan rantai saya teratasi..gratis gak pake bayar.

Pernah juga sih mengalami kecelakaan ringan…Dibilang ringan karena pengendaranya tidak cedera serius ya.. Tapi kendaraannya yang lumayan kerusakannya. Setir sampai bengkok. Sempat lama juga saya biarkan dengan kondisi setir gak normal, akhirnya diperbaiki dan habisnya sekitar 250 ribu. Lumayan juga sih ..Tapi ka yang penting masalah terselaikan ya…

Nah Berbagai resiko berkendara ini bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Gemana ya caranya biar kita lebih tenang menyikapinya?Kalau saya sih ya lebih sering control kondisi motor. Entah oli, BBM, dan kondisi lainnya. Kalau kita mau berani lebih baik lagi ya asuransikan kendaraan.

Sepeda motor ada asuransinya ya? Ada donk..Asuransi t-ride dari Tugu Insurance salah satunya.  Salah duanya…ada asuransi t-drive untuk kendaraan roda 4. Salah tiganya ada gak? Ada t-fracture yang mengkaver pengobatan medis dan tradisional tulang patah atau retak akibat kecelakaan. Untuk t-ride dan t-drive selain mengcover kerusakan, bisa juga mengganti total dengan kendaraan baru bila ada kerusakan atau hilang.

Apalagi sih keunggulan t-ride ini? Jadi selain bisa sampai penggantian unit kendaraan, preminya juga sangat terjangkau yaitu Rp. 10.000 saja per bulan.  Klaimnya juga lebih mudah dan simple karena bisa dilakukan lewat aplikasi t-drive.

Nah kalau sudah terproteksi maksimal termasuk pengendaranya…berkendara jadi lebih aman dan gak khawatir kan…

Leave a Reply