Berwisata dengan Adaptasi Kebiasaan Baru di Kabupaten Semarang

Sudah lama juga saya gak bercerita tentang perjalanan. Yah…harap maklum..situasi memang belum memungkinkan untuk bepergian jauh ya… Etapi beberapa teman sudah mulai beraktivitas normal sih…termasuk jalan-jalan..Bawa rombongan lagi…

Menurut kalian gemana berwisata di masa-masa seperti ini?Aman kah?Nyaman kah?Hmmm…kalo menurut saya sih selama kita benar-benar menjaga kesehatan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan..insyaallah aman ya…

Banyak hal memang yang berbeda dibanding perjalanan kita sebelum masa pandemi Covid-19 ini melanda. Dulu mungkin kita bebas aja mau berangkat kemana pun..Tinggal cuzz…Perlengkapan juga ya standart perelengkapan pribadi yang biasa aja.. Tapi sekarang..owh…tidak bisa sesantuy itu sodara…

Persiapan Berwisata dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Berwisata sekarang..wajib pakai masker!

Ya..di masa seperti sekarang gak bisa lah berangkat modal nekat ya…persiapan harus benar-benar matang. Terutama persiapan kondisi fisik dan perlengkapan perlindungan diri . Sebelum melakukan perjalanan harus kita pastikan dulu kondisi tubuh kita benar-benar fit.  Tidak ada rasa kelelahan, apalagi kalau ada batuk pilek. Sebaiknya dutunda dulu deh perjlanannya. Sayang juga kan gak bisa menikmati perjalanan dengan kondisi tubuh yang kurang fit.

Perlengkapan pribadi ketika berwisata dengan adaptasi kebiasaan baru juga beda. Kalau dulu bawa kacamata item udah beres..Sekarang…tahu donk kita harus melindungi mulut dan hidung dari kemungkinan kontaminasi virus yang sudah menjadi musuh kita bersama. Perlengkapan seperti masker, handsanitizer, tisu basah antiseptic, tisu kering, tempat minum, alat makan, itualah yang minimal kita bawa. Bisa juga kita bawa semprotan disinfektan yang sekarang mudah didapat di minimarket.

Memilih transportasi  juga menjadi persiapan penting nih. Transportasi umum apa yang harganya terjangkau dan memang ketat penerapan protokol kesehatannya. Naik kereta atau pesawat misalnya, ya harus disiapkan tuh hasil tes rapid atau SWABnya. Tergantung kebijakan masing-masing perusahaan penyedia moda ya…

Bisa juga memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi sebagai alternative paling aman dan nyaman. Penggunaan kendaraan pribadi resiko tertular penyakit covid 19 lebih rendah dibanding transportasi umum.

Kalau persiapan kita sudah mantap, tinggal pilih deh destinasi wisata mana yang bakal dituju. Sekarang sih jangan cuma keinginan kita aja ya yang jadi pertimbangan…kita harus cek dulu bagaimana penerapan protokol kesehatan di obyek tersebut. Saya sih masih cenderung memilih tempat wisata yang outdoor ya…dan peting untuk memilih waktu kunjungan…Yess..pilih waktu yang gak terlalu padat . Kalau sudah cukup informasinya…yuk cuzzzz….

Destinasi Wisata Kabupaten Semarang yang Siap Menerima Pengunjung

Kalau sudah menyebutkan Semarang kadang kita tidak memisahkan antara kota dan kabupaten. Padahal potensi pariwisatanya beda loh….Di wilayah kabupaten Semarang banyak terdapat obyek pariwisata menarik. Wisata yang menawarkan pemandangan alam pegunungan buanyak bangeeettt di kabupaten Semarang.  Nah..sekarang cek deh destinasi mana saja yang siap menerima pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat… Dari puluhan destinasi yang sudah mendapat rekomendasi untuk beroperasi…saya ulas sekilas nih 3 destinasi yang pernah saya kunjungi belum lama ini.

Dusun Semilir

Saya terpukau dengan tempat wisata ini karena luas dan besar banget. Namanya saja Dusun Semilir, tapi ya nggak di dusun terpencil gitu letaknya. Malah di tepi jalan utama, jadi aksesnya mudah. Tempat wisata yang luasnya mencapai 20 hektar ini berisi aneka wahana, spot selfie, dan kuliner. Salah satu yang unik adalah perosotan mirip waterpark, tapi gak perlu basah-basahan.

Dusun Semilir (IG Pesona_KabSemarang)

Saat saya berkunjung sebelum pandemi saja sudah disediakan tempat cuci tangan untuk pengunjung..Apalagi sekarang…semakin ketatlah penerapan protokol kesehatannya. Mulai penggunaan masker yang wajib baik bagi pengunjung maupun petugas, pengukuran suhu tubuh, dan jaga jarak selama di lokasi.

Saloka Park

Saloka Park (dok.pri)

Taman bermain yang dilengkapi aneka wahana sekaligus suguhan pemandangan pegunungan ini juga sudah menerima kunjungan wisatawan. Cek IG nya deh…Penggunaan masker wajib bagi pengunjung dna petugas ya… Tempat cuci tangan juga tersedia banyak…tapi kita tetep donk sedia handsanitizer biar mudah untuk bersihkan tangan yak an….

Kita bisa berkunjung ke Saloka Park pada siang atau malam hari. Saya suka banget melihat pertunjukan air mancur dengan pemandangan bianglala dan pegunungan..So..Amazing!

Saloka Park (IG Pesona_KabSemarang)

Tree Top Adventure

Tree Top Adventure

Saya juga pernah berkunjung ke tempat yang berada di kawasan hutan pinus yang cukup rapat. Adem gak kepanasan kalo main kesini gaess… Disini kita bisa bermain aneka permainan yang memacu adrenalin. Ya..mau outbond juga boleh…

Salah satu tempat favorit saya di Tree Top ini adalah rumah pohonnya yang bertingkat-tingkat dan berfungsi sebagai café. Yeaahh kita bisa makan dan minum di atas  pohon gitu …

Nah untuk adaptasi kebiasaan baru disini juga sama, wajib pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan di tempat yang disediakan.  Jadi gak khawatir ya selama kita bener-bener disiplin.

Nah…untuk destinasi lainnya bisa deh kepoin berbagai akun media sosial masing-masing destinasi yang selalu update. Yang bikin saya makin nyaman itu…ada proses evaluasi dari pemerintah setempat untuk masing-masing destinasi. Jadi kalau ketahuan melanggar ya bisa ditegur bahkan sampai tidak diijinkan beroperasi loh… Serius banget. Iya donk..wajib..karena msuh tak kasat mata yang sedang kita hadapi ini juga serius .. 😉

Selamat menyiapkan berwisata dengan adaptasi kebiasan baru di Kabupaten Semarang ya…Sehat dan Happy selalu!

 

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog “Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”

 

You may also like

40 Comments

  1. Jadi pengen ke dusun Semilir, sambil menikmati semilir angin Mbaaa.
    Hayu kapan ke Semarang, kita ekplor bareng.
    Semoga di AKB ini tempat wisata pun makin mneingkatkan protokol kesehatan yaa, terutama pembatasan pengunjung agar ga kek cendol dawet

  2. Memang berwisata di masa sekarang ini harus ekstra hati-hati yah mbaak
    Masker jangan sampai lepas dan harus sering2 oles hand sanitizer juga

    Kalo suatu saat main ke Semarang mau main ke Dusun Semilir ah

  3. Sehat sehat ya mbaaa.. Life must go on lah. Kalo udah sampe puncak banget jenuhnya emang kudu banget keluar rumah. Aku masih blm sempat ke tempat wisata mba. Baru gowes di sekeliling komplek aja sm jalan ke tempat sunyi. Smg suatu saat bs jalan kesini nih.

  4. Mungkin harus ada pembatasan jumlah pengunjung per hari ya Mba biar jaga jaraknya mudah. Jangan sampai membludak karena banyak orang yang kurang piknik eh nanti malah ujung2nya ditutup lagi karena yg positif naik lagi

  5. Asyik nih, Mba Dian ternyata udah pernah jelajah beberapa tempat wisata di Kabupaten Semarang. Emang banyak yang menarik ya mbaa… yang penting harus mengikuti protap kesehatan ya selama berkunjung di era new normal ini.

  6. Belum pernah ke Dusun Semilir dan Saloka Park, kalo ada rezeki ke Semarang kudu kesini nih.
    Persiapan liburan di era new normal ini kudu ekstra dari sebelumnya ya mba.
    Emang kalo mau aman kudu bawa bekal sendiri, masak sendiri, sering cuci tangan

  7. Udah lama pengeeeen banget ke sana tapi belum kesampean karena covid. Pengen juga sih dengan protokol kesehatan tapi masih was-was. Nanti deh kalo udah agak reda, InsyaAllah bakal segera cusss.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *