Outlet Kreatif Smartfren Jepara

Penularan virus C-19 berdampak luas ke berbagai sendi kehidupan. Tak terkecuali pebisnis pulsa dan pernak-perniknya. Sejak awal Maret 2020 para pebisnis pulsa juga terdampak dengan sepinya penjualan. Seperti yang dialami Yunisa Afiani pemilik Sumux Cell, sebuah outlet penjualan pulsa di Jepara Jawa Tengah.

Usahanya mengalami penurunan penjualan yang sangat signifikan sejak darurat covid mulai diterapkan. Apalagi outlet Sumux Cell berada di kawasan industri.  Tetapi pemilik usaha pulsa Sumux Cell tidak berputus asa. Berbagai upaya dilakukan untuk bertahan di masa pandemic ini.

Inilah berbagai ide kreatif outlet baik online maupun offline:

  • Penataan outlet atau display produk, semua produk ditata agar lebih tampak jelas di bagian depan outlet. Hal ini dilakukan agar pelanggan lebih mudah melihat produk.
  • Petugas outlet, Sumux cell yang mempunyai 20 lebih karyawan ini menugaskan karyawannya untuk lebih sigap di bagian depan outlet sehingga pelanggan lebih cepat terlayani.
  • Bundling produk, misalnya untuk pembelian perdana Smartfren Kuota Nonstop dengan botol minum.

  • Memanfaatkan media sosial, semua platform media sosial dioptimalkan untuk menampilkan berbagai produk dan promosinya.
  • Menjemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk mendukung program pemerintah memberi bantuan kuota kepada siswa.
  • Meningkatkan penjualan di berbagai platform market place, sperti di Shopee.
  • Menggunakan sarana transaksi online dengan membuat fasilitas SumuxPay.

Banyak juga ya usaha kreatif yang dilakukan outlet ini. Usaha yang patut diacungi jempol. Tidak perlu diragukan lagi memang keuletan pengusaha muda alumni STAIN  Kudus ini. Gak heran sih..karena Yunisa sendiri berjualan pulsa sejak masih di bangku kuliah semester 1 (tahun 2013). Lalu usahanya berkembang dimulai dengan berjualan di garasi rumahnya. Sampai sekarang outletnya sudah cukup luas dan mempekerjakan lebih dari 20 karyawan.

Oiya Yunisa yang berusia 27 tahun ini juga sempat menceritakan tentang latar belakang penamaan outletnya, Sumux Cell. Saya tadinya juga berpikir apa ya arti nama Sumux Cell..karena sumux kan artinya gerah..hehe. Oh ternyata nama Sumux diambil dari nama kakek dan nenek Yunisa, Sutawi dan Mukminah..Yunisa berharap mendapat berkah dari penggunaan nama ini.

Oh Yunisa bisa berbisnis karena orang tuanya juga udah kaya mungkin ya… Eternyata nggak loh… Yunisa mengaku ia memang suka berbisnis sejak di bangku SMA dan mempelajari bisnis secara otodidak. Untuk melanjutkan sekolah ke bangku kuliah pun harus rela menjual cincin warisan ibunya. Jadi kalau bisnisnya bisa besar seperti sekarang sudah pasti karena ada perjuangan yang keras ya gaes…

Kreativitas dalam penjualan juga diterapkannnya dalam membranding outlet dan produknya sekaligus. Tengok saja tampilan di Instagramnya Sumux Cell..Saya juga terkesima dengan salah satu postingan sebuah video kreatif. Di video ini Yunisa ingin menampilkan identitas Jepara sebagai daerah Ibu Kartini dan sosok pejuang wanita lainnya berasal. Videonya keren loh…

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh SUMUXCELL (@sumuxcell) pada

Ide video ini memang spontan saja katanya. Persiapan hanya butuh 1 mingguan dengan biaya yang mencapai jutaan rupiah. Wow besar sekali..Ya karena melibatkan penari dan pemusik tradisional juga. Ssstt.. penarinya karyawan Sumux Cell lohh.. 😊Banyaklah persiapan untuk membuat video ini. Alat buat merekamnya ada drone juga ..

Semua usaha  keras tentu tidak akan mengkhianati hasil. Perlahan  tapi pasti penjualan pulsa dan pernak perniknya mulai bergerak lagi, omset dan laba yang sempat turun juga terpengaruh. Seperti kita semua, Yunisa pun berharap pandemi ini segera berakhir, tapi langkah kita untuk terus bertahan juga jangan sampai berhenti. Tetap kreatif dan semangat berusaha.

You may also like

39 Comments

  1. Seru banget itu lihat kostum barongannya. Di masa pandemi gini memang harus benar-benar kreatif ya, biar usaha juga nggak mandek di tengah jalan. Caranya smartfren dan sumux cell bisa ditiru ni

  2. Usaha keras tentu tidak akan mengkhianati hasil….salut pada Yunisa , usia segitu sudah keren usaha Sumux Cell dengan karyawan 20 orang, hebat! Berkah juga pakai nama kakek nenek untuk gerainya ya..Alhamdulillah sesukses itu dengan ide yang kreatif agar penjualan tetap laris meski pandemi. Sukses untuk Sumux Cell

  3. Aamiin..
    Sosok Yunisa dngan sumuxcellnyaa menginspirasi banget buat kita semua, semoga bisa mengikuti jejak pengalamannya belio ya Mba.
    Video yang kreatif, biaya jutaan akan sebanding dengan hasilnya, namanya juga biaya promo, pengen yang terbaik .
    Semoga sukses!

  4. Menjemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk mendukung program pemerintah memberi bantuan kuota kepada siswa.

    Ini keren banget ….
    Mau dong sekolahnya anakku didatangi hehehe.

  5. Mbak yunisa bisa ajah kasih nama, sumux. Hihi ternyata akronim nama orang2 tersayangnya. Di masa begini emang kudu kreatif dan bs ambil celah mana promo yg menarik hati ya

  6. Hehe, iya betul Mba. Covid memaksa kita jadi berpikir lebih kreatif ya. Akupun merasakannya… Sekarang ga cuma mengandalkan job blog tapi juga jualan. Review jualan aku bikin di blog, kontaknya pakai no WA ku

  7. Wah penjualan pulsa terdampak juga ya mbak kirain malah laris manis saat school from home ini, salut sama yunisa yang tahan banting dan kreatif di masa sulit..go..go..

  8. Usaha ndak menghianati proses ya mbak… ndak terbayang jatuh bangunnya selama ini hingga akhirnya berada dalam kondisi hari ini… semoga pandemi ini lekas berakhir dan pelaku usaha semakin lancar rezekinya…

  9. Krearif perlu banget saat ini untuk menarik konsumen yang lagi lesu buat beli-beli sesuatu,,, dan persaingan provider penunjang di rumah aja juga makin ketat, keren banget outletnya, banyak souvernirnya pula, mantab

  10. Mantap ya kalau enterpreneur kayak Mb Yunisa ini udah bergerak untuk menampakkan kreativitas dalam berjualan. Idenya sangat bagus loh dalam video di atas. Semoga usahanya tambah maju dan tambah banyak karyawannya.

  11. Masha Allah, salut dengan anak-anak muda yang kreatif kayak gini. Tidak menyerah dengan keadaan. Smg makin banyak anak-anak muda yang kreatif, tekun dan penuh semangat seperti ini.

Leave a Reply to Yurmawita Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *