Kemeriahan Festival Kesenian Pesisir Utara Jawa Timur di Sampang Madura

Madura itu ada 4 kabupaten, yaitu kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan. Dari keempat kabupaten tersebut, Sampang adalah yang paling tidak terlalu saya kenal. Kalo Sumenep saya kan emang tempat tinggal saya ya… Pamekasan..selain dekat dengan Sumenep, saya pernah bekerja di ‘ibukotanya Madura’ ini selama 2 tahun. Kalau Bangkalan meskipun posisinya terjauh dari Sumenep, saya gak asing dengan daerah ini. Pernah mengeksplornya dan ada jejak kisah lama disana 😉

Festival Kesenian Pesisir Utara
Kami yang Siap Eksplor Sampang

Nah kalo Sampang yang jarak tempuhnya sekitar 1,5 jam dari Sumenep, seringnya cuma saya lewati aja kalau perjalanan dari Sumenep ke Surabaya atau sebaliknya. Jadi tahunya ya hanya jalur bis itu aja . Padahal Sampang punya potensi pariwisata yang layak banget diperhitungkan gess…

Makanya ketika ada tawaran untuk ikutan tim media social Festival Kawasan Pesisir Utara jawa Timur 2019 di Sampang selama 3 hari..saya langsung mau donk… 😀 Apalagi selama 3 hari itu ada jadwal famtrip ke kawasan mangrove.

Tentang  Festival Kesenian Pesisir Utara Jawa Timur

Oiya sekilas aja ya saya kasih tahu tentang Festival Kesenian Pesisir Utara Jawa Timur ini. Jadi Pemerintah Propinsi jawa Timur punya agenda festival Kesenian Pesisir Utara dan Pesisir Selatan. Nah pesisir utara ini terdiri dari kab. Situbondo, Kota Probolinggo, kabupaten Probolinggo, Kab. Pasuruan, Kota pasuruan, Kota Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Untuk kawasan pesisir selatan ada 8 daerah yang posisinya di selatan Jawa Timur, diantaranya Banyuwangi, Malang, Pacitan, Tulungagung, dll.

Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) ini berlangsung setiap tahun dan tuan rumahnya bergilir. Kalau tahun ini FKPU ke 13 Sampang yang menjadi tuan rumah. Tahun sebelumnya yang menjadi tuan rumah Pasuruan. Tahun 2020 yang akan menjadi tuan rumah FKPU adalah kabupaten Bangkalan.

Sumenep kapan?Sumenep udah donk tahun 2014. Saya udah ada di Sumenep nih..dan lagi seneng-senengnya nonton acara beginian sama anak-anak. Ulasan tentang FKPU di Sumenep bisa dilihat di artikel : Pestanya Rakyat Sumenep ya…

Rangkaian Acara Festival Kesenian pesisir Utara Jawa Timur 2019

Festival kesenian pesisir Utara 2019 bertema Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) ini berlangsung selama 3 hari mulai 31 Oktober sampai 2 November 2019. Rangkaian acaranya dimulai dengan Sarasehan tentang Desa Wisata di Aula Bappeda Sampang pada 31 oktober. Beberapa nara sumber hadir dalam sarasehan ini, salah satunya adalah Joko S akademisi dari Universitas Airlangga.

Festival Kesenian Pesisir Utara
Sarasehan sebagai salah satu rangkaian FKPU 2019

Selesai mengikuti sarasehan, saya dan tim menuju Hotel Camplong yang berjarak 10 km dari kota Sampang. Sssstt ini first experience saya juga nih sepeda motoran mondar mandir Sampang-Camplong 😀 Kebetulan hotel di sekitar kota sudah full booked gaesss jadi nginepnya di hotel yang agak melipir keluar area kota…gapapa sih…kebetulan juga saya belum pernah nginep disitu, main di pantainya juga belum pernah..hahaha. Loya kok bisa?

Ya bisa donk… jadi Pantai Camplong ini salah satu obyek wisata andalan kabupaten Sampang. Letaknya di pinggir jalan banget ..di jalur selatan Sampang-Pamekasan. Ada hotelnya dengan konsep hotel wisata, dilengkapi aula dan cottage. Saya biasanya ya cuma ngelewatin aja pantai dan hotel Camplong ini.. 😀 Nah sekarang ada kesempatan menginap di hotelnya, dan bisa jalan-jalan lihat pantai Camplong. Alhamdulillah kan…

Festival Kesenian Pesisir Utara
Eksplor Pantai Camplong

Setelah bersantai sejenak, kami harus siap jam 7 malam di Lapangan Wijaya Sampang untuk menyaksikan Pembukaan Festival Kesenian Pesisir Utara 2019. Oiya di lapangan ini selain digelar pembukaan, ada juga pameran budaya. Jadi selain mengikuti pembukaan, kita bisa sekalian lihat barang-barang unik yang ditampilkan peserta FKPU.

Berbagai atraksi digelar dalam pembukaan FKPU ini, ada parade batik dan atraksi kesenian dari masing-masing wilayah pesisir utara. Parade batiknya keren juga…Karena tiap daerah tu punya motif khas. Misalnya Pasuruan..motif khasnya adalah tanaman sirih,Gresik dengan damar kurungnya, dan motif daerah lainnya yang memukau.

Festival kesenian Pesisir Utara
Pembukaan Festival Kesenian Pesisir Utara 2019

Selesai acara pembukaan, saya dan teman-teman kembali lagi ke hotel. Mulai kerasa deh ngantuknya haha..Alhamdulillah bisa beristirahat dengan nyaman , jadi pagi-pagi udah seger lagi…

Famtrip ke Kawasan Hutan Mangrove

Hari kedua FKPU 2019 ini adalah yang saya tunggu-tunggu…Karena di hari kedua ini semua peserta akan jalan-jalan menyusuri kawasan mangrove di kecamatan Pengarengan Sampang. Apalagi cerita dari teman-teman…area mangrovenya itu keren banget. Kan saya jadi penasaran…

Sampai di lokasi saya dan teman-teman ikut perahu terpisah. Ada yang ikut perahu VIP (penumpangnya bupati dan tamu VIP lainnya), ada yang ikut perahu musik (bareng tim musik tradisional yang ditabuh mulai berangkat sampai kembali ke dermaga), ada yang ikut kapal cepat Polairud, ada yang ikut perahu dinas tertentu (nahini saya dan 2 teman).

Festival kesenian pesisir utara
Famtrip ke kawasan Mangrove

Perahu berangkat dari diiringi musik daul, jenis musik tradisional seperti musik patrol. Kalo di sumenep disebutnya musik tong-tong. Irama musik yang dinamis bikin perjalanan semakin menyenangkan. Beberapa menit awal di sisi kiri sudah terlihat jelas tebalnya hutan mangrove. Semakin jauh..hutan mangrove semakin mendominasi. Karena perairan di daerah muara ini dipenuhi mangrove, nyaris gak ada ombak gaessss…Perairan yang tenang…dan bersih.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 30-45 menit, semua perahu berhenti di tengah-tengah kawasan perairan yang terbentuk menyerupai laguna. Ada perahu-perahu hias yang sudah siap disana. Kami pun seperti menggelar pesta di tengah laut. Menikmati musik tradisional sambil menyantap olahan ikan hasil tangkapan warga sekitar hutan mangrove. Ada udang, bandeng, kepiting, dan berbagai jenis ikan yang dibakar, digoreng ..wahh menggoda selera pokoknya.

Kami sebenarnya bebas mau ke perahu mana saja untuk ambil makanan. Tapi saya sendiri gak berani euy pindah-pindah perahu meskipun gak ada ombak..hahaha. Di perahu saya banyak juga makanan dan snack, suguhan pesta kulinernya juga dapet..Tapi mau makan kok gak kober..hahaha.. Saya lebih menikmati suasananya aja… Misalnya kulinerannya menepi atau mendarat dulu gitu mungkin saya masih nekat deh icip-icip..hehe. Tapi saya menikmati sih acara pesta kuliner di perahu itu…Unik dan meriah gitu..

Setelah hampir  1 jam kami berpesta kuliner, perahu mulai bergerak kembali ke arah dermaga. Yaaa…acaranya udah selesai. Karena air surut, tidak memungkinkan untuk turun ke desa wisata penghasil garam. Ya gapapa lah…mungkin lain kali saya bisa main-main lagi ke tempat ini…Penasaran dengan kulinerannya euy… Kabarnya kepiting dan bandeng daerah sini gede-gede..

Keseruan Famtripnya bisa dilihat di video ini yaa :

Tepat setelah perahu sandar di dermaga dan saya turun dari perahu…hujan  mengguyur dengan derasnya..Alhamdulillah…hujan yang tak saya jumpai sejak April..ketemunya di sini… Ehiya sebelum hujan turun sempat foto bareng bupati Sampang, bapak Slamet Junaidi. Saya gak wawancara nih..hehehe masih trauma kehabisan memori saat wawancara pejabat 😀

Festival kesenian pesisir utara
Bersama Bupati Sampang (berkalung melati)

Setelah hujan reda…kami kembali ke kota, dan melanjutkan untuk makan malam di tempat yang dipilih oleh pemilik agen travel Madura Indah Wisata. Alhamdulillah..kami menutup acara hari ini dengan lelah tiada tara…tapi bahagia… 😀

Festival Kesenian Pesisir Utara
Wajah-wajah lelah tapi bahagia

Pawai Budaya Festival Kesenian Pesisir Utara

Hari ini adalah hari terakhir Festival Kesenian Pesisir Utara 2019. Jam 8 pagi kami sudah siap di sekitar Pendopo Trunojoyo. Rupanya peserta pawai atau kirab sudah bersiap untuk diberangkatkan. Ya…kali ini kami menyaksikan satu persatu atraksi seni dari 14 kabupaten kota peserta festival. Selain itu ada juga rombongan dari masing-masing SKPD dan kecamatan se kabupaten Sampang. Ramai..seru…dan meriah bangettt….

Festival Kesenian Peisisr Utara
Pelepasan peserta pawai

 

Peserta Festival Kesenian Pesisir Utara – Probolinggo

Etapi saat pawai ini saya kok ndak menemukan kontingen Sumenep yak…hehehe…padahal udah niat banget foto-foto bareng kontingen Sumenep 😀

Setelah semua peserta pawai diberangkatkan…kami bersiap untuk kembali ke masing-masing daerah asal.. Ya..tim kami ini terdiri dari blogger, youtuber, dan influencer dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Saya bersyukur bisa ikutan acara ini sebagai blogger/influencer.  Semoga tahun depan bisa ikutan lagi FKPU 2020 di Bangkalan…Bukan cuma untuk melihat kemeriahan festival..tapi untuk ..ahh..sudahlah…. 😀

Sumber gambar : dokumentasi pribadi dan tim

You may also like

70 Comments

  1. Sewaktu diajak teman menyebrang ke Madura beberapa waktu lalu, aku tuh bertanya-tanya dalam hati, “Ngapain sih dibangun jembatan sebegini gedenya?”

    Di Madura, daerah apa namanya ya yang ada Bebek Sinjay itu? Lupa, hahaha … Temptnya kan sepi. Kurasa juga mobilisasi dari dan ke Surabaya pun sedikit. Kupikir nggak ada tempat wisata atau apa yang bisa dikunjungi.

    Eh, ternyata adaaa … Madura, maafkan akuuu …

    Setelah baca ini, kok jadi kepengen juga kapan-kapan dapat kesempatan ikutan festival serupa. Bisikin doong caranya, hihihi …

  2. Inget Madura, ingetnya bebek sinjay… Padahal gak cuma kuliner, tapi wisatanya juga gak kalah menarik di Madura ya mba.. Thanks sharingnya, bisa jadi referensi nih bahwa Madura juga patut dijelajahi kalo pas main ke Surabaya

  3. Nah baca ini jadi tau loh mba ternyata MAdura ada 4 kabupaten ya Sumenep, Bangkalan, Pamekasan dan Sampang hahaha aku ya sering denger daerahnya ga tau ternyata termasuk Madura..akhirnya y mba bisa jalan ke Sampang seru inih eventnya

  4. Wah baru tau ada pantai Camplong di kab Sampang.Indah juga ya pemandangannya di situ. Jadi pengin ke pantai Camplong, apalagi ada hotelnya juga. Ngebayangin nginep di situ, asyik!

  5. mba, aku lihat yang nari-nari di atas perahu itu kok jadi takut sendiri kalau dia jatuh ke sungai 🙂 Medeni lhooo… :))

    Seru banget ya event kesenian ini, bisa makin meramaikan berbagai kegiatan wisata di tanah air. Agar makin terdengar ke seluruh penjuru dunia.

  6. Begh seru bangeettt mbak. Aku doyan trip ke mangrove. Kayaknya bisa jadi ide tuh untuk wisata mangrove di kotaku.
    Banyak juga ya destinasi wisata di Madura ini. Ada aja klo mampir ke sini.
    Mbaknya ini cocok jadi duta wisata deh, hehehe

  7. wiuuu..keren reportasenya mbaak. lihat videonya semacam saya jadi ingat riyani djangkaru hehehe

    belum pernah euy ke madura. semoga suatu hari nanti bisa smp ke sana

  8. Waah..acara festival kesenian pesisir utara Jawa Timur ramai juga ya…
    Saya kalau naik perahu gitu, juga gak bakalan banyak bergerak. Mau duduk manis di perahu aja, meskipun banyak kuliner di perahu lain hihihi

  9. Wah napa nggak nyicip kulinernya mbak, kelihatannya enak tuh banyak lauknya yang diserahkan di atas piring. Aku jadi laper, hahahaa

    Masih ingat wawancara yang mendadak berhenti gara-gara abis memorinya. Tapi tanpa wawancara dengan bupati, videonya udah kece mbak

  10. Wah iya yaa, Madura ternyata punya pantai yang lumayan banyak dikunjungi turis, Pantai Camplong 😀
    Hutan Mangrovenya juga terlindungi yaaaa
    Saya belum sempat eksplorai Madura, blm ada kesempatan. Btw ku kepoh mbak kalau naik kendaraan umum kyk dari Sby ke Madura gtu ada gak ya semacam bis atau travel gtu 😀

    1. Ada donk kak..Dari Bungurasih bisnya 24 jam. Travel adanya biasanya jam 11 siang dr Surabaya..Ada postinganku tentang Pilihan Transportasi ke Madura 😀

  11. saya kelahiran pasuruan, baru tahu kalau tahun lalu ada event seru di kota saya. ah sayang saya udah pindah lama ke sidoarjo jadi gak tau apa2. senangnya sekarang eksplorasi daerah kece di madura

  12. Dewi cemara, bisa aja ya tim kreatifnya bikin singkatan.

    Pestanya di tengah laut, hal baru ini ya mbak, jadinya malah menikmati suasana, bukannya menikmati hidangannya hehehe

  13. Wah ternyata Madura itu luas juga aku kita hanya satu kabupaten ternyata ada banyak hehehe sepertinya banyak potensi di Mandura yang harus diangkat dan diexplore. Budaya dan alamnya sangat mempesona. Menarik. Suatu saat saya akan berkunjung ke pulau ini

  14. Acara festival kesenian begini memang bagus banget untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian yah,mbak. Apalagi kalo rame-rame kesana pasti menyenangkan sekali. Naik perahu nya sambil diiringi musik tradisional rasanya kok nikmat sekali yah, terasa cinta nusantaranya,hehehe

  15. Dari dulu saya pingin banget mbak naik kapal kayu & bisa keliling mangrove. Kayaknya syahdu gitu, apalagi lihat2 temen2 yang suka pamer foto2 mereka saat jalan2 ke luar Jawa. Hahaha… Asyik banget perjalanannya mbak, thank sudah berbagi.

  16. Waah senang sekali ya mbak bisa ikut festivalnya secara langsung. Festival seperti ini memang harus dipublish ke umum karena sebagai masyarakat umum saya pribadi tidak tahu sama sekali obyek obyek wisata di Madura kecuali Karapan sapi. Kalau seperti ini masyarakat jadi tahu berbagai destinasi wisata di Madura mbak.

  17. Wah cakep ya Mbak pantainya! Aku sendiri belum pernah ke Madura sama sekali, dan baru tahu ada festival semacam ini. Semoga pariwisata Madura bisa lebih terexplore ya Mbak biar nggak kalah dengan daerah lain.

  18. Wah, kok keren ya pesisir utara Jawa Timur punya acara seperti ini, tuan rumahnya gantian pula.
    Kalau begini, tiap daerah bisa terus bersaing secara sehat nih untuk mempertunjukkan apa yang mereka punya. Semoga acara ini terus berlangsung setiap tahun ya.

    Oh ya, Saya suka banget dengan temanya, Dewi Cemara. Singkatannya bagusss

  19. Wah, seru ya, festival keseniannya. Saya jadi pengin ikutan wisata ke mangrove. Dulu saya pernah tuh, ikutan open trip ke hutan mangrove, terus lihat ular menggantung-gantung di dahan di atas kepala. Hiii… Tapi yang namanya wisata alam, biasa aja ya ketemu yang begitu. Kalau Mbak Dian wisata kemarin mestinya nggak ada hewan mendekat ya. Soalnya meriah banget. Pasti berisik.

  20. Wuaaaa acaranya seru banget
    Aku menikmati sekali nonton videonya deh
    Anglenya pas semua, jadi ikut larut kayak ada di lokasi akunya
    Ini acara rutin tahunankah mbak?
    Pengen deh sesekali ikutan yang begini

  21. beberapa kali ke Madura tapi belum sempat eksplore daerahnya, cuma nyangkut di rumah saudara aja. Mager mau kemana-mana euy. hehehe..

    ternyata di Madura ada festival kesenian juga yaaa.. Jadi pengen ikut festival yang berikutnya deh..

    kapan ya festival berikutnya?

  22. Keren acara famtripnya, Festival Pesisir ini bisa juga dicontohkan di daerah lainnya untuk mendukung setiap wisata yang ada di masing-masing. Semoga di lain waktu bisa main ke Sampang

  23. Adalah temanku yang nikah sama orng Madura dan cerita cerita kalau dia lagi ikut partner-nya mudik, duuuwww diajak jalan jalan dan Madura itu indaaahhh.

    Ditambahinlah sama baca tulisan mba. Okesip, semoga kapan kapan saya bisa ajak partner dan anak anak untuk melihat Madura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *