Arti Wakaf dan Syarat-syarat dalam Berwakaf

Jika ditelusuri dari asal katanya, waqafa-yaqifu-waqfan, arti wakaf secara etimologis yaitu menghentikan atau menahan. 

Wakaf punya banyak definisi menurut para ahli, namun pada dasarnya sama, yaitu menahan harta kepemilikan dan mempergunakannya untuk kepentingan ibadah dan juga untuk kesejahteraan umum yang sesuai dengan syariah. 

Syarat-syarat Wakaf

Di Indonesia, ada aturan yang secara khusus mengatur permasalahan wakaf yaitu Undang-Undang Nomor 41 tahun 2004. Menurut UU tersebut, wakaf baru bisa dilaksanakan jika sudah memenuhi syarat sebagai berikut:

1.Wakif

Syarat utama berwaakf harus adanya wakif, yaitu orang yang mewakafkan harta bendanya untuk dibelanjakan di jalan Allah SWT. Wakif ini bisa perseorangan, badan hukum, dan organisasi. Untuk menjadi wakif perseorangan, syarat-syaratnya adalah berakal sehat, dewasa, dan tidak terhalang untuk melakukan perbuatan hukum serta merupakan pemilik sah dari harta benda wakaf.

Sementara untuk wakif organisasi dan badan hukum harus memenuhi ketentuan bahwa harta benda yang diwakafkan merupakan milik organisasi atau badan hukum yang sesuai dengan anggaran dasar dari organisasi yang bersangkutan.

2. Adanya Nazhir

Salah satu syarat wakaf lainnya yaitu adanya nazhir, yaitu orang yang bertugas untuk memelihara dan pengurus benda wakaf. Nazhir juga bisa berupa aperseorangan, organisasi, dan juga badan hukum.

Untuk nazhir perseorangan, harus memenuhi syarat merupakan Warga Negara Indonesia, dewasa, beragama Islam, amanah, mampu jasmani dan rohani, serta tidak terhalang melakukan perbuatan hukum.

Nazhir organisasi harus memenuhi semua persyaratan perseorangan, organisasi tersebut bergerak di bidang sosial, pendidikan, kemasyarakatan, atau bidang keagamaan. Sedangkan nazhir berupa badan hukum juga harus memenuhi semua persyaratan perseorangan, badan hukum tersebut dibentuk berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta badan hukum bersangkutan bergerak di bidang sosial, pendidikan, kemasyarakatan, dan keagamaan.

Tata cara menjadi nazhir menurut pasal 219 yaitu nazhir harus mendaftar di Kantor Urusan Agama Kecamatan setelah mendengar saran di Camat dan Majelis Ulama Kecamatan untuk mendapatkan pengesahan. Nazhir juga harus mengucapkan sumpah sebelum melaksanakan tugasnya di hadapan kepala KUA Kecamatan dengan disaksikan minimal dua orang. Dalam isi sumpah, nazhir menyebutkan bahwa dia tidak akan berlaku semena-mena dalam menjalankan jabatannya dan akan bertanggung jawab serta menjunjung tinggi tugas yang dibebankan padanya selaku nazhir dalam mengurusi harta wakaf sesuai dengan maksud dan tujuannya.

3. Ikrar Wakaf

Ikrar wakaf merupakan pernyataan berupa keinginan dari wakif untuk mewakafkan benda miliknya. Ikrar wakaf ini dilakukan oleh wakif pada nazhir di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) yang disaksikan oleh 2 orang saksi yang diucapkan secara lisan dan juga tulisan.

4. Peruntukan Harta benda Wakaf

Wakaf haruslah memiliki penerima atau orang yang berhak atas harta wakaf. Menurut fungsi wakaf dan tujuan wakaf, harta benda wakaf untuk sarana ibadah, kegiatan sarana prasarana pendidikan serta kesehatan, kemajuan dan peningkatan ekonomi umat, bantuan bagi anak terlantar, fakir miskin, yatim piatu serta beasiswa, kemajuan dan peningkatan ekonomi umat, kemajuan, serta kesejahteraan umum yang sesuai dengan syariah agama. 

5. Jangka waktu wakaf

Syarat wakaf yaitu harus ada jangka waktunya. Secara umum, ulama berpendapat bahwa harta yang diwakafkan  haruslah kekal, namun sebagian ulama juga beranggapan wakaf boleh dibatasi waktunya. 

6. Harta Benda Wakaf

Arti wakaf tidak akan bernilai tanpa adanya harta benda yang diwakafkan. Ini menjadi syarat utama yang juga harus dipenuhi. Harta benda wakaf ini berupa benda yang bergerak maupun tidak serta memiliki daya tahan yang lama atau tidak hanya sekali pakai saja dan, tentu saja memiliki nilai menurut Islam. Tentu saja harus merupakan benda yang dimiliki dan dikuasai oleh wakif secara sah. Bisa berupa tanah, bangunan, ataupun uang.

Semoga bermanfaat dan kita tergolong orang yang mampu berwakaf..

You may also like

9 Comments

  1. Aku juga pernah dapat materi wakaf nih dari salah satu lembaga keuangan syariah, sangat berguna ilmunya, sangat bermanfaat juga wakaf itu terutama setelah kita tiada…
    makasih ya kak.

  2. Oh ada yang berpendapat kekal dan boleh dibatasi waktunya ya kak. Kalau yang aku temui disekitar lingkungan aku dari kecil, kekal. Btw aku doakan yang niat wakaf atau sudah biar berkah berlimpah. Karena ikhlasnya luar biasa. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *