Suatu Pagi di Bandung

Akhir Desember 2018, saya berniat untuk ke Bandung dari Bekasi bareng anak-anak dan ponakan. Saya pengennya naik kereta. Entahlah..pengen banget naik kereta ke Bandung. Tapi saya juga bingung, tar dari stasiun mau kemana. Akhirnya keinginan itu terkubur begitu saja.

Akhir Februari 2019, dengan kesadaran penuh tanpa paksaan saya mendaftar untuk ikut Bolgger Day 2019 di Bandung yang digelar oleh Blogger Crony Community (BCC). Karena Bandung lah saya daftar..kalau misalnya di Jakarta belum tentu saya daftar.hehe. Acaranya berlangsung 2-3 Maret.

Boleh Mampir Kesini Juga Ya : Wisata Kuliner Jogja

Menjelang waktu pengumuman peserta yang lolos, saya gak kepikiran bakal lolos. Apalagi Nares dan Kinar lagi gak sehat. Tapi ternyata saya dapat email pemberitahuan kalau saya lolos dan diminta untuk masuk grup WA. Ya Allah Alhamdulillah pastinya..sebelum saya kemudian berpikir gemana ke Bandungnya kalau anak-anak lagi gak sehat kayak gini.

Sambil terus merawat anak-anak dan berharap kondisinya membaik, saya berusaha menghubungi teman-teman di Surabaya untuk bisa ke Bandung bersamaan. Alhamdulillah segala sesuatunya dimudahkan. Tiket kereta Harina Surabaya-Bandung di tangan H-2. Anak-anak juga sudah lebih baik.

Jumat,1 Maret 2019. Saya sudah harus berangkat ke Surabaya jam 09.00. Prediksi saya sih jam 14.00 saya sudah sampai di Stasiun Pasar Turi. Alhamdulillah sesuai prediksi, setelah berganti moda transportasi dari bis ke ojek online, jam 14 saya sudah di stasiun. Cetak tiket dulu sebelum istirahat sambil menunggu kedatangan teman-teman.

Boleh Mampir Kesini : Ciri Earphone Berkualitas

Sesuai jadwal keberangkatan, jam 16.30 kereta merayap perlahan meninggalkan stasiun Pasar Turi. Tak sengaja..ternyata saya sebangku dengan mbak Triana, peserta dari Lamongan. Peserta lainnya juga di gerbong yang sama meski tak sebangku. Bismillah ya..semoga perjalanan lancar.

Sabtu, 2 Maret 2019. Dini hari kereta sudah sampai di Cikampek. Penumpang masih terlelap. Saya tejaga untuk memastikan sampai dimana. Agak lama juga kereta berhenti di Cikampek, mungkin sekitar 30 menit. Saat melanjutkan perjalanan, rupanya kereta sempat langsir dulu. Jadi kalo dari Surabaya Cikampek serasa jalan mundur keretanya, saat perjalanan Cikampek-Bandung berubah..lokomotif berada di arah depan saya..

Tepat jam 4.30 kami sampai di Stasiun Bandung. Sepi ..dingin..dan langit masih gelap. Kami hanya berisitirahat sebentar di stasiun, sekedar menghilangkan hasrat ingin pipis dan cuci muka seperlunya. Sambil lalu kami cek di Google Maps..mencari tujuan berikutnya enaknya kemana yang dekat stasiun. Kami putuskan ke Masjid Raya Bandung saja.

Jaraknya memang tak jauh..hanya beberapa menit saja kami sudah sampai di masjid. Jemaah masjid baru saja selesai solat subuh. Kami langsung masuk ke bagian dalam masjid. Lumayan sih gak terlalu dingin. Setelah agak terang, kami pindah ke teras masjid. Lalu kami bergantian bersih-bersih badan dan ganti baju, memanfaatkan fasilitas masjid.

Teman Jalan ke Bandung

Ahhh pagi yang sejuk. Meksi masih ngantuk kami segera bergeser ke halaman masjid atau alun-alun Bandung. Dengan percaya diri, memakai kaos kaki..kami jalan diatas rumput sintetik yang menyelimuti semua permukaan alun-alun. Alamaakkk ternyata air semua hahaha..Kondisi begini tentu tidak memungkinkan bagi kami untuk foto duduk-duduk atau goler-goler di hamparan rumput hijau alun-alun ini. Jadi tak lama kami di alun-alun langsung berlanjut cari sarapan dulu. Alakadarnya..adanya mie bakso..yaudah lah…jam 7 pagi udah makan mie bakso dan batagor..hahaha…Alhamdulillah.

Kami sengaja menghabiskan waktu di sekitar alun-alun karena menunggu waktu registrasi di Trans Studio Bandung jam 14.00. Lumayan kan..beberapa jam bisa kita pakai untuk eksplor tipis-tipis..

Setelah menyelesaikan makan pagi ..kami tergoda untuk mencoba Bandros (Bandung Tour on Bus). Dengan tiket 20.000 per orang, kami berempat menikmati Bandros hijau keliling kota Bandung melewati rute yang kami inginkan. Braga, Asia Afrika, Dago, dll. Kalau mau rute lain, bisa dicoba warna Bandros lainnya.

Selesai tour dengan bis..kami lanjut menyusuri jalan Asia Afrika dan Braga. Hahah..ya..naik Bandros jadi semacam survey…dan menyusuri ulang Jl. Asia Afrika dan Braga dengan jalan kaki menjadi pilihan kami. Hampir semua sudut jalan ini menarik untuk diabadikan. Beruntung juga cuacanya gak panas..gak ujan juga. Jadi kami bisa leluasa mondar mandir jeprat jepret dimana-mana.

 

 

Sampai akhirnya menjelang jam 11, kami mendapat kabar kalau bisa langsung cek in di Hotel Idea’s, penginapan yang disediakan panitia untuk peserta. Yuhuuu akhirnya…Kami juga makan siang di Waroenk Idea’s. Ulasan selengkapnya tentang tempat ini silahkan cek di Google Maps yak

Melepas Dahaga

Selesai makan siang, merapikan penampilan kami lagi…kami langsung meluncur ke Trans Studio Bandung. Yeeaaaaahhh… Keseruan di Trans Studio Bandung..Bisa dibaca disini ya…

Terima kasih Bandung…untuk keramahanmu pagi ini…

You may also like

20 Comments

    1. wahh kapan2 aja Lend… heheh Iya nih belum kesampaian makan Batagor Kingsley.. asal ada batagor aja disikat hahha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *