Google Plus Ditutup..Apa yang Perlu Bloger Lakukan?

Google Plus Ditutup

Menjelang akhir Januari, para pengguna Google plus mendapat pemberitahuan resmi kalau fitur dari Google ini bakal tutup..Hm..efek apa nih?Gara-gara J juga?hahaha..gak ada hubungannya pasti ya..Saya juga gak tahu pasti kenapa Google Plus ditutup.

Well selama ini saya sendiri juga jarang memanfaatkan G+. Saya biasanya pakai untuk etalase aja setelah posting di blog. Apalagi blog saya menyediakan fasilitas share otomatis. Tapi memang belakangan saya jarang sih share di G+, baik yang manual maupun otomatis. Karena…entahlah..saya tidak merasakan efeknya ke pageview. Dan kalau ditelusuri lagi kunjungan ke blog saya sebagian besar berasal dari search engine (Google), bukan dari G+.

Baca Juga : Badang dan Kadita Mobile Legends

Ya..tadinya saya tidak merasa perlu khawatir apa-apa dengan kebijakan Google menutup G+. Tapi setelah ada beberapa diskusi dan obrolan di WA Group dan beberapa komen di G+, saya mulai khawatir juga..hahaha. Kenapa gituh khawatir..

Kalau blogger kan ada blog walking tuh.. Nah..blogwalking ke Blogspot atau Blogger..ada pemilik blog yang tidak memperkenankan pengunjung berkomentar dengan mencantumkan URL blognya. Mereka hanya mengijinkan berkomentar dengan G+. Yasudah..Pakailah G+. Setelah G+ ditutup berarti URL lah yang akan disematkan pengunjung yang berkomentar. Ya buat saya ini sih asik-asik aja..saya bisa menyematkan URL blog saya 😉 Entah buat teman-teman yang akhirnya harus merelakan pengunjung berkomentar dengan menyematkan URL blognya..

Sebaliknya…kan ada yang berkunjung ke blog saya dengan menyematkan link G+ nya saja meskipun blog saya ini membebaskan pengunjung untuk menyematkan URL apapun (yang ‘sehat’ ya URL nya..) saat berkomentar. Jadiii kalau Google Plus ditutup..otomatis (kata teman saya) sematan link G+ itu akan jadi broken link. Broken link ini tentu saja berpengaruh pada performance blog di mata Google.

Penjelasan Google tentang hal ini sebagai berikut :

Artinya kurang lebih begini ya…:

Blogger dan situs lain dapat menggunakan Google+ untuk sistem komentar mereka. Komentar di blog juga dapat ada sebagai pos atau komentar di Google+. Fitur ini akan dihapus dari Blogger pada 4 Februari dan situs lainnya pada 7 Maret. Semua komentar Google+ Anda di semua situs akan dihapus mulai 2 April 2019. Sebelum tanggal itu bisa deh disimpan dulu komentar –komentar bila dianggap perlu. (untuk selengkapnya bisa klik ‘Learn More’ di email Google untuk pengguna G+)

Jadii…apa donk yang harus saya lakukan menghadapi kebijakan ini?

Yang paling simple dan pasti ya bersih-bersih broken link. Di blog saya yang wordpress ini kan ada broken link checker. Gampang sih caranya… tinggal klik Broken Link Checker, centang yang terdeteksi sebagai broken link, lalu klik unlink. Selesai.

Google Plus Ditutup
Broken Link Checker

Selain di urusan komen, G+ juga saya pasang untuk share post (di tiap postingan ada tombol share ke G+). Karena sudah tidak berfungsi lagi..ya..semua yang berupa akses ke G+ saya hilangkan pastinya..

Kalau kata Googlenya sih begini :

“Tombol-tombol ini akan berhenti bekerja pada 7 Maret dengan kegagalan intermiten mulai 28 Januari. Di beberapa situs, tombol Masuk Google+ dapat diganti dengan tombol Masuk Google. Anda masih dapat masuk dengan Akun Google Anda di mana pun Anda melihat tombol Masuk Google.”

Okelah..berarti intinya adalah saya harus meluangkan waktu lebih banyak untuk bersih-bersih..Sebenarnya dari kemarin-kemarin ada notif tentang broken link sih di email..tapi saya abaikan..Dengan begini..ya mau tak mau..saya jadi cek deh broken link nya sekalian meng-unlink kannya. Bebersihnya bakal berlanjut terus yaa..sampai Google benar-benar mematikan Google Plus.

 

17 Replies to “Google Plus Ditutup..Apa yang Perlu Bloger Lakukan?”

  1. Sangat bermanfaat nih, makasih mbak tipsnya. Selamat Tinggal Google Plus. Salam dari Bojonegoro

    1. Masamma Kak didik..

  2. Selamat tinggal google plus, tapi semua komentar² si blog saya ilang sejak tangg 4 Feb loh mbak..jadi komentarnya 0 semua

  3. Huhuhu iya nih, Mak,siap2 bebersih broken link. Karena masih banyak juga teman blogger yang komen pakai G+

  4. aku juga sering menemukan blog yang ga bisa comment pake URL blog kita, dan harus pakai G+. Itu emang di-set blogger nya ya, mba? Aku pikir emang harus dari blog nya?
    Di blog ku untungnya jarang pake G+, sebagian besar pakai URL blog.
    Duh….jadi rempong ya…bersihin broken link…

  5. aku kadang komen pakai G+ juga padahal nih, siap2 bersihin rumah kalau gitu ya. Mulai hari ini aku posting gak ada share otomatis ke G+ lagi nih

  6. Kenapa broken link? Kalau komentar dan akun dihapus kan otomatis bersih tidak ada link g+ di artikel kita?

  7. Notif broken link pada muncul mba ke email. Dan memang harus ekstra bersih2.

  8. Aku pun Mba lagi nyiapin waktu buat bersih-bersih blog seharian. Semangat! Hehe

  9. Kerjaan nambah sih. Tapi gak papalah demi kesehatan blog. Kira2 kenapa alasannya sampai G+ gulung tikar ya? Padahal blogger bertambah dan pastinya juga pakai loh

  10. Komentar di blog saya jadi banyak yang hilang hiks. Sekarang udah ganti profil ke blogger lagi

  11. Kadang kalau komen ke yang capctcha susah dan nyebelin ku selalu pake jurus terakhir, pake google plus huhuhu dan sekarang mau dihapus yah, sedih dong ga bisa share link artikel di G+ lagi

  12. Aku dulu malah sebel sama blogher yg cuman pasang G+ doang di kolom komen. Aku kan mau pasang backlink buat blogku hehehehehe

  13. Nah kaan…
    Ada tugas baru buat mamak selain nulis.

    Dududu~
    Semoga otomatis cliink* ngilang aja gituu…gak pake ngapus-ngapusin broken link.
    Pliiiss….

  14. Sebenarnya Google G+ditutup aku sedih ya karena banyak banget blog yang pake capctchadan bikin aku nyerah pake G+. Karena ada capctcha yang berpuluh pun sungkar ditembus

  15. Wah ternyata fungsi G+ begitu besar buat blogger ya mba. Saya kebetulan jarang banget pakai G+ :(( Jadi pas tau ini layanan di tutup tidak begitu kalang kabut 😉

  16. Ini nih yang bikin syedih mengingat daku sering komen pake google plus. Karena, entah kenapa tautan blogku sering dianggap spam sama wordpress 🙁

Leave a Reply