Catatan Perjalanan 9 Bulan Menjadi Dancow Inspiring Mom

Pernah mendengar tentang Dancow Inspiring Mom?Saya beberapa kali memposting tentang program ini baik di FB, IG, YouTube, dan blog. Tapi bagaimana sebenarnya jalannya Dancow Inspiring Mom (DIM) ini? Boleh disiapkan dulu kopinya kakak..untuk baca postingan panjang saya kali ini 🙂

Menjadi DIM memang gak pernah ada di rencana saya sebelumnya. Berawal dari informasi yang dishare teman blogger, akhirnya saya ikut, dan katut. Ya sih acara penobatannya emang seru dan meriah banget. Selama 4 hari DIM Academy di Jakarta saya bersama 150 an DIM dari Jatim, Jabar, Jateng, DIY, DKI, Banten, dan Sulsel happy-happy lah pokoknyah.

Saat awal acara semua DIM mendapat pencerahan sekilas tentang program DIM. Intinya para DIM akan mengikuti program jangka panjang yang rewardnya beragam,mulai point, uang cash, pelatihan, sampai trip ke Bali di akhir periode program.

Tapi belum ada penjelasan detail sampai akhir acara. Cuma tahunya harus mengumpulkan ibu-ibu dengan anak usia 1-7 th sebanyak 150 orang per DIM dalam acara Sabtu Inspirasi. Acaranya bagaimana saya belum jelas. Hanya dipastikan kalau masing-masing DIM giliran deh ngadain Sabtu Inspirasi. Untuk Surabaya giliran pertama mbak Nurul Rahmawati.

Dancow Inspiring Mom
Arisan Inspirasi Pertama

Oiya.. DIM juga dapet fasil yang akan menjembatani DIM dengan EO yang ditunjuk oleh Nestle untuk program ini. Fasil saya Mas Sam.

Sampai saya pulang ke rumah, saya belum ngeh tentang acara yang bakal diadakan masing-masing DIM teknisnya kayak apa. Yah pokoknya disiapin aja deh kayak gedung atau tempat yang muat 160 orang, bisa ada booth produk dan area bermain anak. Untuk Sabtu Inspirasi ini masing-masing peserta mendapat fasilitas konsumsi 30.000 rupiah dan gimmick tapi harus menyerahkan struk pembelian produk Dancow Excel Nutri minimal 400 gram.

Untuk kebutuhan lainnya bakal diurus EO. Daann ada ketentuan peserta valid yang anaknya usia 1-7 tahun dan bukan pengguna Dancow. Peserta valid ini bakal menyumbang point bagi DIM. Dan ada ketentuan lainnya, misal DIM akan mendapatkan uang 100.000 setelah acara sebagai pengganti pulsa.

Menjelang pelaksanaan pertama (21 April 2018) ada pertemuan untuk para DIM di masing-masing daerah/area.Saya ikut Surabaya. Nah.. acara ini namanya Dakocan, Dancow Kopi Cantik. Event ini diadakan di Hotel Santika Jemursari Surabaya, 13 April 2018.

Disini dijelaskan detail tentang Sabtu Inspirasi dan penggantinya Arisan Inspirasi. perbedaan yang signifikan adalah.. Sabtu Inspirasi mengumpulkan 160 orang selama event, sedangkan Arisan Inspirasi 160 orang selama periode program DIM (sampai November). Selain itu perhitungan valid peserta.. di SI yang bukan pemakai Dancow, di AI yang pakai Dancow pun valid. di AI tidak ada syarat pembelian produk. Jadi peserta tinggal datang dan duduk mendengarkan penjelasan nutrisionis lokal aja.

Di Dakocan itu juga dijelaskan lebih detail lagi tentang reward. Bahwa 1000 point bisa diredeem dengan uang tunai 1.000.000 rupiah, 4.000 point diredeem 4.000.000+ bonus 500.000, 7500 point diredeem 7.500.000+bonus, 10.000 point diredeem 10.000.000 + bonus 5.000.000.

Selain itu ada penentuan Top 5 setiap bulannya, dan Top 20 setiap 3-4 bulan, dan Top 50 di akhir periode.

Untuk Top 5 dan Top 20 syaratnya ya point tertinggi diantara 150an DIM. Top 5 mendapat bonus cash 500.000. Top 20 mendapat reward berupa training (apapun yang dibutuhkan DIM) senilai 1.000.000. Sedangkan untuk Top 50 hadiahnya trip ke Bali dengan syarat poin total selama periode minimal 7.500. Dari Top 50 itu akan dipilih lagi Best 5 yang akan mendapat kalung emas 10 gram. Luar biasa banget emang rewardnya. Oiya itu belum termasuk fasilitas hampers berupa susu Dancow (1+,3+,5+) kurang lebih 3×800 gram per bulan untuk masing-masing DIM sampai bulan November ya… Ada syarat lain juga..DIM tidak pakai susu lain selama periode program dan tidak terikat kerjasama dengan brand lain terutama kompetitor.

Meski sempat ragu, saya sendiri yakin ini akan mudah bagi saya menjalankannya. Makanya ketika fasil menanyakan mau ngadain AI berapa untuk April? Saya jawab ‘sak keselku.. ‘ secapeknya saya. Ternyata selama April (akhir)-Mei saya bisa mengadakan sekitar 8 AI..

Yang pasti karena pelaksanaan AI saya banyak saya dapet tuh Top 5. Alhmdulillah ya.. mayann bonus 500.000 buat bocah.

Gampang banget.. Iya tampaknya…Karena saya gak pilih-pilih lokasi. Mau dimana pun yang mengajukan saya okein. Termasuk di Pamekasan. Itu 1 jam perjalanan dr Sumenep naik angkutan umum dan gak ada budget khusus buat transport DIM. Jadi DIM diijinkan mengelola dana 30.000/pax sekaligus dengan transport dan keperluan operasional lainnya. Belum lagi perubahan mekanisme pemberian uang konsumsi yang mendadak dan sekonyong-konyong. Hari ini diumumkan, hari ini juga berlaku.. Gubrak deh… Ya salah satu yang harus dimiliki DIM adalah tahan malu ya… ketika uang konsumsi ditalangi penyelenggara dulu karena dari Jakarta mentransfernya hanya untuk 30 pax sementara peserta mengajukan 70 pax.

Selain urusan keuangan, DIM juga harus mau berurusan dengan data peserta. Peserta dianggap valid kalau ada tanggal lahir ibu, anak, no telp, dan susu yang digunakan. Tadinya harus ada email, medsos dll. Haha halooowww.. ini bukan Jekardah… tidak semua bermedsos dan beremail. no hp aja belum tentu semua punya. Kalau data tak lengkap ya gak valid. Gak valid ya gak dapet poin, gak dapet poin ya gak dapet duit,  alias kerja sosial. Ditambah lagi kewajiban menyetorkan dokumentasi yang lengkap,saat registrasi, presentasi DIM, nutrisionis, games, foto bersama, dll.

Segala kewajiban ini membuat saya dan teman-teman tersadar.. bahwa tugas utama kami para DIM tidak beda dengan DAT (Dancow Activation Team). Bedanya DAT pake seragam, turun di mall, dan diikuti aktivitas penjualan. Sedangkan DIM di rumah-rumah warga dan tidak berseragam (ada sih seragam batik.. tapi gak ada label), dan pake acara presentasi, tanpa penjualan produk. Karenanya beberapa teman yang saya kenal baik.. ogah mengadakan AI lagi. Ribet. Belum lagi yang dapet fasil yang gak satu frekuensi… complicated banget pastinya.

Setelah meraih Top 5,masuk bulan Juni AI saya gak banyak. Ya karena puasa… saya memang membatasi dan peserta juga kesulitan kalau waktunya sore. Begitu pun Juli.. pasca lebaran dan libur sekolah… membuat AI saya tinggal 2 apa 3 gt deh…

Nah Agustus gila-gilanya nih… Saya menerima sekitar 18 pendaftar AI dari berbagai sekolah TK/PAUD dan Posyandu. Hampir setiap hari jadwal saya ngamen. Lokasi juga bukan cuma di kecamatan kota.Tapi tersebar dari kecamatan Saronggi (sekitar 20km dari Sumenep, masuk ke desa), Kecamatan Guluk-guluk, kecamatan Ganding, bahkan di kecamatan Talango (salah satu pulau di kab. Sumenep) yang harus menyebrang lewat pelabuhan Kalianget. Pelaksanaan Arisan Inspirasi saya bisa dilihat di video berikut :

Eh keliling ngamen gitu naik apa? Naik motor lah… kecuali yang jauh banget seperti kecamatan Guluk-guluk saya diantar. Selebihnya… saya naik motor sendiri atau bareng nutrisionis. Oiya.. nutrisionis ini dibayar per AI..Nominalnya lumayan lah… Yang pasti untuk dapet yang senilai dengan fee nutrisionis per AI.. DIM harus salto-salto dulu yaaa hehhe.

Nah di bulan Agustus ini ada Dakocan lagi. Yaa silaturahmi sekalian evaluasi dan sosialisasi aturan baru. Di Dakocan 2 ini ada perubahan mekanisme perolehan poin online. Tadinya di FB dihitung, per Agustus FB tidak berlaku lagi. Hanya di IG saja tapi sehari bisa 2x. Lalu rencana perubahan batas umur anak menjadi 1-5 tahun saja yang tadinya akan diterapkan per Agustus.. karena DIM umumnya sudah punya jadwal dengan ketentuan lama, akhirnya ketentuan baru tersebut efektif berlaku per Oktober.

Selain itu ada mekanisme penilaian berdasarkan KPI. Ada KPI 1,2,3. Jadi yang menjadi penilaian bukan hanya point semata. Tapi ya penilaiannya hanya itu saja. KPi tidak ada yang lain lagi. Ya.. selagi bisa dipersulit.. kenapa harus dipermudah… Baiklah…

Bobot Penilaian.

Dengan sistem penilaian yang baru.. untuk bulan Agustus Alhamdulillah saya masuk Top 5 lagi.. urutan kedua.

Top 5 Kedua

 

Top 20

Oiya.. di Dakocan 2 ini saya sempat mempertanyakan juga nasib reimbursement untuk AI saya yang bulan Juli. Dan saya tidak mendapatkan jawaban yang pasti. “Reimbursement akan diproses setelah 7 hari diterima Jakarta. “Iyaaa Jakarta… Jadi kalo saya sudah kirim ke fasil, fasil ke co fasil, tapi Jakarta belum menerima.. ya.. yaa… ya… gemana ya…

Reimbursement ini berlaku bila peserta AI melebihi dari yang diajukan. Jadi misal mengajukan 30, ternyata yang datang 40, berarti yang 10 sisanya bisa direimburse.

Saat Dakocan 2 juga dibagikan seragam batik baru berupa kain biar bisa dijahit sesuai ukuran masing-masing.

Nah di bulan Agustus ini sistem pendaftaran AI juga ada perubahan. Hanya bisa mendaftarkan AI sampai tanggal 10 September sajah. Untuk minggu tanggal selanjutnya akan dibuka pendaftaran lagi di akhir Agustus. Pendaftaran berlangsung singkat. Hanya 2 jam waktu untik submit. Alhmdulillah sih masih bisa submit 11 arisan.

Tapi kemudian… saat akan submit AI yang selanjutnya… gak bisa karena fakfor teknis. Saking kesalnya… akhirnya AI yang sudah tersubmit dan di acc… saya cancel semua, kecuali untuk yang sudah ditransfer saja. Jadilah September saya hanya mengadakan AI 3 sajah.

Di bulan September ini saya mengajukan redeem poin. 4000 poin saya redeem dan ditransfer segitu. Iyaaa segitu tanpa ada tambahan bonus sesuai yang disebutkan di awal Dakocan.

Memasuki Oktober… perjalanan menjadi DIM semakin penuh drama. Pengajuan baru hanya boleh maksimal 2 AI. Karena banyak jadwal DIM yang harus di reschedule dari minggu 3-4 September ke bulan Oktober. Yahh apa boleh buat.. Saya iklaskan 2 AI saja yang terlaksana. Maksimal peserta 30 dan tidak ada reimburse.

Jadi keingetan reimbursan saya lagi deh… Ketambahan.. reimbursan Agustus. Hahha.. jadi Juli dan Agustus nih reimburse an saya. Saya sempat tanyakan ke fasil tentang reimbursan ini. Ya memang fasil gak bisa berbuat banyak karena sebagai perantara saja. Ditambah fasil saya orang yang sibuk… pake banget. Saya pun jadi gak terlalu sering meneror kecuali urgent banget. Lalu sempat dapat kabar kalo reimburse an saya hanya di acc yang bulan Agustus minggu 3,4. Lah yang Juli dan Agustus minggu 1,2????Katanya kelamaan… Beh… yang kelamaan yang mana nih.. Begitulah.. drama reimbursement ini masih dalam proses penagihan terus nih… Karena memang jumlahnya lumayan buat saya yang bukan kategori Crazy Rich Madura ini.

Bonus redeem ini tadinya saya gak ngeh..Seandainya tidak ada DIM yang mengingatkan di grup FB DIM tentang redeem bonus ini.. Yaudah… bablas angine…. Beruntung ada yang mengingatkan.. jadi sadar kalau ada hak yang belum tertunaikan. (Bila urusan reimburse dan bonus redeem ini sudah selesai, insyaallaah akan saya update di tulisan ini)

Drama masih berlanjut sodara… Saat tiba waktunya pengumuman Top 50. Sebagai DIM yang pernah 2 kali masuk Top 5 dan sekali Top 20, wajarkah kalau sudah merasa aman dan bisa lolos Top 50?Sangat wajar.. apalagi sudah memakai sistem KPI.

Tapi pengumuman berkata lain. Saya tidak lolos Top 50 saudara hahaha. Saat saya cek tabel penilaiannya.. hmmm… Ada kolom fraud di tabel. Fraud ini macam siluman yang tiba-tiba dimunculkan. Dakocan 1,2, reminder DPC sendiri di grup FB DIM terakhir pun tidak ada nama Fraud disebut. Apalagi ketentuan fraudnya dibuat batasnya kurang dari 55 hahhaa Jangankan batasan fraudnya.. kata-kata fraudnya aja tidak pernah terucap apalagi tertulis dalam setiap reminder DPC. Lalu tiba-tiba muncul begitu saja mengalahkan ketentuan yang sudah disosialisasikan jauh-jauh hari sebelum pengumuman 30 November.

Keajaiban lainnya adalah… Top 50 bukan lagi Top 50 tapi jadi Top 47. Saat saya membuka link drop box yang isinya penilaian semua DIM.. olalaaaaaa…nomer urut 48 dst total nilai KPI nya NOL KOMA NOL semua. Padahal tercantum jelas semua KPI 1,2,3 tapi totalnya Nol. Jadi KPI saya 53 koma sekian dan poin 13.000 lebih tidak lolos 50 besar. Oiya.. saya tak sendiri. Belasan DIM dengan poin diatas 7500 (sebagai batasan minimal lolos Top 50) dan KPI diatas 50 juga tidak masuk 50 besar. Padahal kami menganggap bahwa KPI 3 itu sudah memperhitungkan data yang tidak valid dan sudah diverifikasi. Jadi ya kami anggap fraud yang sekonyong-konyong muncul menjegal DIM aktif menuju 50 besar tidak seharusnya ada di tabel itu.

Setelah saya diskusi dengan beberapa teman.. dan mencoba mengecek lagi penilaian kami yang diNOLkan… jreng… jreng… nilai nolnya sudah berubah! Itu sekitar 2 hari setelah pengumuman. Dan 2 Desember 2018 dicek lagi link dropbox nya.. eng.. ing.. eng…. teenyataaa folder kosong! Alias data yang baru terupdate udah gak ada lagi. Nah.. nah.. nah…. ada apa ini….

Senin 3 Desember 2018 kami mendapat informasi lagi di grup FB DIM, dan isinya gak jauh beda sih dengan yang pengumuman pertama 30 November (komentar untuk postingan ini dinonaktifkan). Ada data baru di drop box. Nah kali ini ada jumlah total arisannya. Dan KPI nya di NOL kan lagi untuk yang nomer urut 48 dst. Beberapa teman menyebutkan jumlah arisannya tidak sesuai dengan yang dicantumkan disitu. Begitu pun saya.

Pengumuman setelah dinolkan direvisi dengan Total KPI terisi

 

Pengumuman lagi dengan tambahan jumlah Arisan tapi Total KPI dinolkan lagi (halaman pertama)

 

Total KPI dinolkan (halaman ketiga)

Well..bicara tentang fraud..angka fraud yang tinggi pasti akan dimiliki DIM yang jumlah arisannya banyak. Begitu pun sebaliknya. Total Arisan 80 arisan selama 8-9 bulan angka fraudnya 200 an. Saya sendiri arisan saya 38 (bukan 37 seperti yang dicantumkan disitu ya..) angka fraud 55. Bukan cara yang pas kan untuk jadi penentu? Coba saja dibuat rata-rata. Untuk saya sendiri dengan jumlah fraud 55 dibagi 38 arisan, rata-rata fraud 1,44. Coba saja bandingkan dengan yang fraudnya 52 dengan total arisan 24 rata-rata fraudnya jadi 2,1. Padahal tampaknya jumlah fraudnya tinggian saya kan 😀 Hehehe..Alhamdulillah meski tidak lolos TOP 50 rata-rata fraud saya masih lebih rendah dari yang ada di Top 50.

Yasudlah…. Sekeras-kerasnya bersuara tentu tidak akan mengubah ketentuan. Hadiah trip ke Bali pun tidak lagi terlihat wah bagi saya bila ternyata system penilaiannya seperti ini 🙂 Hanya karena ingin membuat orang tertentu bisa lolos tanpa mengikuti aturan main yang sudah ditetapkan sendiri 🙂 Bukannya membuat kategori khusus aja kalau memang dianggap layak tapi poinnya rendah..Jadi tidak mengutak atik nilai agar terkesan memenuhi syarat..sementara yang memenuhi syarat minimal 7500 poin dan KPI nya bagus terkesan tidak memenuhi syarat. Cukup menjadi catatan saja bahwa dibalik gemerlapnya Dancow Inspiring Mom ya inilah kenyataan yang sesungguhnya.

Apalagi ada DIM 2 dengan jumlah lebih banyak yang melihat DIM 1 sebagai role model. Apakah model seperti ini yang harus dilihat DIM 2? Entahlah..

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *