Infrastruktur Kece Siap Sukseskan Asian Games 2018

Perhelatan olahraga se Asia sudah di depan mata. Bukan hanya Jakarta-Palembang yang bersiap menyambutnya. Tapi seluruh pelosok negeri ikut gegap gempita menyongsong. Mulai dari menjadi tuan rumah pawai obor, sampai yang hanya sekedar memasang banner dukungan terlaksananya Asian Games 2018.

Hal itu sangat patut dimaklumi. Karena setelah puluhan tahun, Indonesia akhirnya mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah. Meski dalam waktu yang tidak terlalu panjang, Indonesia mampu menyiapkan segala sesuatunya. Amazing!!! Termasuk infrastruktur venue yang memadai dan berkelas. Mau tahu infrastruktur apa saja kah itu?

Jadi di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan saja sudah ad 14 venue yang disiapkan dengan 7 paket pekerjaan. Ketujuh paket tersebut yaitu

  • Stadion Utama (AG 1)
  • Fasilitas Latihan (AG 2)
  • Stadion Renang (AG 3)
  • Lapangan Hoki, Panahan dan Sepakbola ABC (AG 4)
  • Istora Senayan (AG 5)
  • Stadion Tenis Indoor dan Outdoor (AG 6)
  • Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Softball dan Baseball (AG 7)

Di lokasi yang sama juga dilakukan penataan kawasan untuk menciptakan kualitas ruang luar bangunan venue yang lebih baik, tapi bisa menyatu dengan bangunannya. Sementara di Palembang tepatnya di Jakabaring Sport City, ada dua venue yang disiapkan , yaitu venue dayung dan tembak.

Untuk infrastruktur hunian bagi atlet, di Kemayoran juga disiapkan dua blok rumah susun (rusun) yang akan digunakan sebagai wisma atlet. Wisma tersebut terdiri dari 3 tower di Blok C2 dan 7 tower di Blok D10. Kesepuluh tower ini dapat menampung hingga 22.278 orang. Bangunan ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti sambungan listrik, saluran air bersih, serta meubelair. Di samping itu dilakukan juga penataan kawasan di blok D10.

Pembangunan rusun di Palembang juga dilakukan dengan cepat. Ada dua rusun yang saat selsai dibangun dan akan melengkapi tiga tower yang telah dibangun pada tahun 2015.  Masing-masing tower setinggi lima lantai dan terdiri dari 66 unit tipe 36. Setelah penyelenggaraan Asian Games 2018, baik tower rusun di Kemayoran maupun Jakabaring akan diperuntukkan sebagai rumah susun sewa (Rusunawa) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pembangunan dan perbaikan venue-venue tersebut diharapkan akan meningkatkan kualitas serta estetika bangunan menjadi representatif dan bertaraf Internasional. Karena infrastruktur yang dibangun harus mampu memenuhi standar yang ditetapkan induk cabang olahraga internasional. Lapangan hoki, misalnya, melalui sertifikasi yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi internasional yang ditunjuk oleh Federasi Hoki Internasional (FIH). Venue lainnya adalah stadion renang, yang spesifikasi kolamnya disesuaikan dengan standar yang ditetapkan Federasi Renang Internasional (FINA). Salah satu hal yang unik adalah karena stadion renang merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang ada di kawasan GBK, pemugaran wajib mempertahankan wajah asli bangunan lama.

Nah ..kalau infrastruktur sudah siap menerima tamu Asian Games 2018, semoga prestasi para atlet nasional kita juga siap panen medali. Aminn…

 

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *