Transaksi Aman dan Nyaman dengan ATM dan Debit BCA

Ya.. saya adalah nasabah Bank Central Asia (BCA).  Pertama kali membuka rekening saat lulus SMA, tahun 1996 (ketauan yaaa umurnya berapa) di Jogja. Rekening kedua saya buka lagi di Pamekasan tahun  2003. Rekening inilah yang bertahan sampai sekarang, dan menemani saya dalam suka dan duka….dalam kondisi bokek maupun cekak…

Setia banget sih sama BCA?hahaha…ya iyalah…. Banyak kemudahan yang saya dapatkan selama ini sebagai pengguna BCA.. Urusan transfer-transfer diatas 10 juta gak pakai ribet, karena sebagai pengguna kartu Paspor BCA Gold limit transaksinya 50 juta per hari. Dan yang paling penting buat saya, bertransaksi dengan saldo sampai nol pun masih bisa 😀 Apalagi sewaktu kuliah, ada mesin ATM yang menyediakan pecahan 20.000 an. Wah…itu sangat menolong sekali..buat mahasiswa.

Meskipun telah tersedia berbagai layanan transaksi online, saya masih lebih banyak bertransaksi lewat ATM. Transfer, tarik tunai, setor tunai, bayar ini bayar itu. Sudah sejak lama jaringan ATM BCA sangat luas dan berada di tempat yang sangat strategis, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Seperti pengalaman saya ketika bertugas di Lhokseumawe (jaman ATM belum sebanyak sekarang dan sms banking atau internet banking belum umum dipakai), keingetan ada yang harus dibayar, tinggal ke ATM, bayar, selesai…

Luasnya jaringan ATM BCA ini didukung juga dengan adanya kerjasama  BCA dan Jaringan Prima yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera. Dengan kerjasama yang sudah dilakukan selama lebih dari 15 tahun tersebut, nasabah BCA bisa memakai ATM berlogo PRIMA. Begitu juga sebaliknya, nasabah bank peserta PRIMA bisa melakukan transaksi di ATM BCA.

Sampai sekarang ada 60 bank yang tergabung di Jaringan PRIMA dengan jumlah jaringan lebih dari 96.000 ATM. Transfer melalui ATM diproses secara realtime online, sehingga dana yang ditransfer diterima langsung saat itu juga.  Realtime online ini tentu saja sangat penting terutama untuk kebutuhan dana yang urgent.

Untuk jaringan debit, tersedia 380.000 lebih terminal EDC yang bisa dipakai oleh nasabah Bank Peserta PRIMA Debit.  Manfaat penggunaan Jaringan Debit PRIMA antara lain tidak dikenakan biaya oleh merchant (Merchant Discount Rate 0%) dan bisa dipakai di semua mesin EDC BCA di seluruh Indonesia. Kalau kamu mau memastikan ATM atau Debit nya itu jaringan PRIMA atau bukan…tinggal lihat aja ada logo PRIMA nya atau nggak. Begitu juga dengan logo PRIMA di kartu debitnya ya… Bagi nasabah BCA tentu sangat mudah menemukan fasilitas Debit BCA di berbagai tempat, seperti di swalayan atau minimarket.

Kalo saya memang lebih suka melakukan transaksi pembayaran dengan kartu debit.  Kenapa gak pake cash aja….? Alasannya antara lain karena selain simpel, mudah , dan cepat, nilai yang kita bayar pas. Misal belanjaan yang harus kita bayar 200.235 rupiah, ya segitu lah yang kita bayar… Gak perlu selisih pembulatan keatas, gak perlu menunggu kembalian, dan gak perlu ribut sama petugas kasir nya karena dikasi kembalian permen..hahaha. Untuk urusan transfer melalui jaringan ATM PRIMA juga mudah.

Satu hal lagi yang menurut saya penting adalah ATM BCA di sekitar saya sangat jarang yang rusak atau mengalami gangguan teknis. Semoga ini bisa terus ditingkatkan sehingga nasabah tidak perlu direpotkan dengan berpindah-pindah ATM gara-gara ATM mengalami gangguan teknis.  Kalaupun ada gangguan pada ATM Jaringan PRIMA, tersedia web based complaint system. Dengan adanya sistem ini, segala kendala teknis yang dialami nasabah saat menggunakan ATM ataupun debit bisa langsung diketahui dan segera ditanggulangi.

Itulah pengalaman saya dalam menggunakan ATM BCA dan Debit BCA. Bagaimana pengalamanmu?

 


BCA

You may also like

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *