Tips Sukses Mengadakan Reuni

Jadi tujuan sekolah adalah biar bisa reunian.. Pernah menemukan meme yang isinya begitu. Bener gak sih?Hehhe ya gak sepenuhnya bener..tapi ada benernya juga..kalo gak sekolah..mau reunian sama siapa? ๐Ÿ˜€ Rasanya sejak media sosial mulai booming, Facebook misalnya..reuni mulai bermunculan. Ditambah lagi dengan kehadiran Whatsapp. Reuni seperti menjadi euforia..bahkan bisa jadi bencana..

Saya sendiri pernah sih mengikuti reuni yang diadakan teman-teman, mulai SMP, SMA, dan Impala Universitas Brawijaya. Jauh sebelum ada media sosial dan aplikasi chating yang memudahkan segalanya. Kalo yang SMP dan SMA ada juga yang reuni per kelas. Reuni SMP dan SMA biasanya diadakan di Sumenep saat libur lebaran. Pertimbangannya sederhana, saat libur lebaran banyak yang mudik meskipun sudah pasti banyak acara keluarga juga.

Tapi acara reuni yang diadakan, khusus yang besar-besaran memang gak setiap tahun. Apalagi tiap bulan..atau setahun beberapa kali..hehehe itu mah bukan reuni..Reuni Akbar yang pernah saya ikuti adalah Reuni Akbar SMA (khusus yang angkatan saya aja) dan Reuni Akbar Impala Universitas Brawijaya.

Untuk Reuni Akbar SMA (tahun 2016) kebetulan saya dilibatkan sebagai salah satu panitia, jadi sedikit tahu kerempongannya. Padahal saya cuma dapet tugas mengkoordinir teman sekelas saya aja alias koordinator kelas. Mencari kontak, menghubungi, menyampaikan undangan. Gemana kalo jadi panitia inti ya..hehehe. Meskipun acaranya simpel..cuma datang 2-3 jam acaranya di satu tempat..udah selesai.

Kalo reuni akbar Impala UB yang rutin diadakan 5 tahun sekali sejak tahun 2005 (sebelumnya sih reuni diadakan 2 tahun sekali) lain lagi. Saya tinggal terima undangan dan datang aja. Ya paling ngomporin temen-temen sediklat untuk dateng reuni. Kepanitiaannya sepertinya lebih ribet lagi, karena jelas diadakan bukan di daerah asal peserta dan menginap.

Dari kedua reuni yang menurut saya seru dan heboh, saya jadi punya tips deh buat yang pengen sukses ngadain reuni. Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang ingin mengadakan reuni ya..

Waktu , ini adalah hal paling penting banget kalo memang pengen banyak yang dateng reuni. Apalagi reuni akbar yang bakal melibatkan banyak peserta dari berbagai angkatan, berbagi daerah, berbagi profesi. Untuk reuni akbar (dengan peserta ratusan) menurut saya setidaknya butuh persiapan 1 tahun. Penentuan waktu pelaksanaan harus jauh-jauh hari karena kan peserta butuh mengajukan cuti (bagi yang kerja kantoran), butuh booking tiket, dan persiapan dana pribadi masing-masing tentunya. Menentukan waktu pelaksanaan perlu mempertimbangkan momen yang dibutuhkan, peak season atau bukan, masa ujian anak sekolah atau bukan. Jelas ya..kalo peak season harga tiketnya pasti lebih mahal dari biasanya dan susah dapet tiket. Kalo mau banyak peserta yang datang..hindari musim libur atau long week end. Masa ujian sekolah juga perlu jadi bahan pertimbangan..apalagi kalo peserta kebanyakan adalah emak-emak yang berperan ganda jadi guru les anak-anaknya saat ujian.

Tempat, menentukan tempat acara sudah pasti penting banget yaโ€ฆUntuk menentukannya bisa aja bikin semacam polling ringan ke beberapa calon peserta. Bisa di gedung dengan fasilitas lengkap, bisa di tempat wisata, atau di rumah salah satu peserta kalo memang memungkinkan. Kalopun harus ditentukan sendiri oleh panitia, pastikan sesuai dengan kebutuhan. Untuk reuni yang menginap misalnya, pasti dibutuhkan tempat yang menyediakan banyak kamar untuk peserta. Dan pastikan tempatnya emmang benar-benar aman dan nyaman.

Acara, ini adalah salah satu yang bikin reuni berkesan. Acara tergantung kebutuhan juga sih..Biasanya acara yang seru ya games yang melibatkan seluruh peserta. Bisa dikemas dalam bentuk outbond atau api unggun..dan smacamnya. Rundown acara sebaiknya dibuat jelas..sehingga setiap peserta tahu bakal ngapain selama reuni..

Seragam, perlu nggak sih?ada yang menganggap perlu ada yang nggak. Dianggap perlu biasanya untuk menghindari kesan saingan penampilan..heheh ada emang yang begitu?Ada lah..jadi biar sama-sama nyaman..pake baju yang sama aja semua..dengan bahan, warna,motif..yang sama.

Dana, nah ini yang penting juga..Karena reuni sudah pasti butuh biaya besar, kecuali memang ada yang sponsorin..jadi semua peserta tinggal datang aja. Penggalangan dana untuk reuni macam-macam sih..Umumnya ya urunan dengan besaran yang bervariasi. Urunan wajib biasanya memang gak terlalu besar, selebihnya bisa digalang dana suka rela. Dari dana sukarela bisa jadi semua kebutuhan dana reuni sudah teratasi, jadi peserta bisa terbebas dari kontribusi atau urunan. Penggalangan dana bisa juga dari menabung jauh-jauh hari sebelumnya. Sehingga saat hari H tinggal nambah sedikit aja atau tanpa tambahan sama sekali.

Itulah beberapa hal penting dan krusial yang menurut saya berkontribusi terhadap suksesnya reuni. Masih banyak hal-hal kecil lain sebenarnya yang juga berperan, seperti konsumsi, dokumentasi, transportasi, perlangkapan, publikasi, dsb. Dan yang tidak kalah penting tentu saja menyiapkan panitianya itu sendiri. Memilih panitia yang punya kemauan mengelola kegiatan sekaligus menggerakkan semua potensi yang ada.

Punya tips lain agar reuni sukses?Boleh banget kok menyampaikannya di komentar.. ๐Ÿ˜‰

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *