Tips Lolos dari Operasi Zebra

Operasi Zebra tahun ini memang sudah selesai. Tapi ijinkan saya ((IJINKAN)) berbagi tips agar bisa lolos dari operasi yang digelar rutin setiap tahun ini.  Lagi pula ketertiban berlalu lintas kan bukan Cuma diterapkan saat ada operasi kan ya… 😉 Saya sendiri memang lagi pengen berbagi tips lolos dari Operasi Zebra yang suka bikin pengendara (motor atau mobil) dag dig dug.. Apalagi kalo surat-suratnya gak lengkap (STNK, SIM).

Gak punya SIM..banyak lah yang gak punya, karena memang ujiannya kabarnya ketat. STNK..ya umumnya ada..tapi mati bertahun-tahun..hehehe.. Saya sih Alhmadulillah aman sentosa. Karena STNK dan SIM lengkap dan masih dalam masa berlaku. Etapi meski surat semua lengkap dan kondisi kendaraan sesuai standart gak jamin lolos dari jeratan tilang loh… Haha beneran ini saya alami sendiri.

Iyess.. semua tak akan berarti kalau surat-surat yang lengkap itu gak dibawa saat berkendara dan teryyiiduuccckkk pak pol. Apalagi pak pol nya pas yang bermasalah kepribadiannya haha duh..udah kena tilang..kita dibikinnya kesel gara-gara mulut pak pol nya yang tak bisa bertutur kata baik…

Makanya..berdasarkan pengalaman gak enak saya itulah…saya kasih tips nih lolos dari operasi zebra..:

  • Surat-surat harus lengkap (SIM-STNK), masih dalam masa berlaku, dan dibawa kemana-mana. Aseli jangan sampai lupa yang ini mah. Kalo perlu taruh lah dibawah jok motor.. 😀 Buat yang pengendara mobil SIM nya ya SIM A..bukan SIM C yang ditunjukin saat dirazia..
  • Kondisi kendaraan harus standart dan dalam kondisi baik, spion, knalpot, lampu besar, lampu sen..pastikan semua nyala. Khusus lampu besar, jangan lupa dinyalakan.
  • Pakai helm standart, pakenya sampe bunyi klik kuncinya. Bukan Cuma yang nyetir, tapi yang gonceng jugak sekalipun itu anak-anak. Ya iya masa yang dilindungi ortunya ajah…anaknya juga donk.
  • Berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas. Misalnya ya jangan parkir di tempat atau di sekitar yang ada tanda dilarang parkir atau dilarang berhenti, parkir atau berhentilah di tempat yang sudah disediakan. Lampu lalu lintas kudu dipatuhi..Biasanya antara kuning ke merah nih yang rawan dilanggar..hehe. Kalo ada tulisan ke kiri jalan terus ya gapapa meski lampu merah tetap jalan. Kalo tulisannya ikuti isyarat lampu..ya meski belok kiri kudu brenti dulu sampe lampu ijo menyala.
  • Bagi pengendara roda 4 ya hampir sama sih..kelengkapan surat dan standart kendaraan. Gak perlu pake sirine dan teman-temannya ya…kecuali mobilnya itu ambulance. Jangan lupa sabuk pengamannya.

Sebenarnya tips ini bukan Cuma saat ada operasi zebra aja sih ya..Sehari-hari ya begitulah berkendara seharusnya. Kebiasaan semacam ini menurut saya juga bagus ditanamkan ke anak-anak. Karena dengan mereka mengetahui kalau berkendara gak bisa seenaknya..mereka akan aware sejak dini. Nares dan Kinar tertib memakai helm sejak TK (sekarang udah kelas 5 dan kelas 3), jadi sekarang mereka juga sudah sangat terbiasa dengan helm. Mau kemanapun meski Cuma dekat..mereka pake helm. Setiap mau berangkat saya antar tak lupa mereka ingatkan…SIM sama STNK nya sudah dibawa?hehehe.. Begitupun saat di traffic light. Saya wanti-wanti untuk tidak boleh melanggar. Nanti kalo melanggar, meski surat-surat kita lengkap pun..kendaraan lengkap..helm lengkap..teuteup salah. 😀

Semoga tips dan pengalaman ini bermanfaat yaa…

You may also like

10 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *