Plantae, Ide Aplikasi Berbasis Augmented Reality

Kegiatan bercocok tanam semakin  banyak penggemarnya. Bukan Cuma aktivitas yang digemari oleh kalangan di pedesaan, bercocok tanam kini juga digemari orang yang tinggal di wilayah perkotaan. Karena bercocok tanam tidak lagi terpatok pada luasan lahan tertentu. Tidak harus yang punya lahan luas. Tak punya lahan pun bisa juga bercocok tanam. Tidak harus dengan media tanah dan pot, bercocok tanam bisa dengn media air. Tergantung pada kitanya saja berminat yang mana..

Tapi bagi yang ingin memulai bercocok tanam..umumnya kebingungan enaknya tanam apa..cocoknya tanam apa. Pengen tanaman hias..tapi apa ya… Pengen tanaman buah..tapi apa..atau tanaman sayur aja..tapi gak bisa ngerawatnya…tar malah mati.

Nah dari kebingungan seperti ini..saya kok pengen ya ada aplikasi di smartphone yang bisa membantu. Sebut saja aplikasi itu adalah ‘Plantae’ alias Tanaman atau Tumbuhan. Just FYI…Plantae juga saya jadikan nama kategori di blog ini, isinya ya macam-macam tulisan saya tentang tanaman 🙂 Well, aplikasi Plantae berbasis augmented reality, alias realitas tertambah. Iiisshh aplikasi apa pula itu… Saya hanya membayangkan hal simpel aja sih…dengan teknologi AR kita tinggal ‘scan’ lokasi yang ingin dikasi tanaman..lalu muncullah berbagai penawaran ide jenis tanaman yang memungkinkan ditanam di lokasi tersebut. Bahkan aplikasi ‘Plantae’ ini bisa menawarkan berbagai ide desain taman atau kebun juga.

Dengan aplikasi ini pengguna bisa mendapatkan gambaran apa yang bakal dilakukannya selama bercocok tanam. Sebagai langkah awal…ketika “plantae” membaca adanya tanah kosong dengan luasan tertentu, pengguna akan diberi informasi tentang tanaman yang cocok untuk lahan tersebut. Karena aplikasinya sudah bisa membaca kondisi tanah dari sisi warna dan tekstur dan terintegrasi dengan informasi cuaca juga. Aplikasi ini juga bisa memberikan informasi tentang kebutuhan pupuk tanaman yang disarankan berikut pengaplikasiannya. Misalnya yang dibidik adalah secuil lahan di sudut rumah dengan analisa tanah yang relatif subur, maka akan muncul gambar-gambar jenis tanaman hias, jenis pupuknya, pola perawatannya, dan tata letaknya.  Apabila pilihannya adalah tanaman buah atau sayur maka akan dilengkapi juga dengan informasi kapan berbunga, kapan berbuah, dan panen. Selain itu namanya budidaya tentu tidak lepas dari gangguan penyakit dan hama. Maka aplikasi ini juga akan mewarning gangguan apa saja yang akan timbul berikut cara penanggulangannya.

So…dengan aplikasi ini…kita gak perlu bingung lagi mau tanam apa, caranya gemana, ngaturnya gemana…Karena semua informasi akan disajikan dengan teknologi yang menarik banget..

Gemana menurutmu tentang ide aplikasi ini?

Sebagai orang yang awam dengan proses pembuatan aplikasi sementara kepengennya yang macam begini, tentu saya gak bisa mewujudkannya sendiri. Itulah makanya saya ikutan Indosat Ooredoo Wireless Inovation Contest (IWIC), yang akan membuat keinginan ini terwujud. Kamu punya ide yang seru juga? Boleh ikutan juga kok. Tinggal tulis ide aplikasimu apa, daftar IWIC deh… Idenya bisa yang belum direalisasikan seperti saya ini, bisa juga yang memang sudah dijalankan. Informasi selengkapnya bisa dilihat disini yaa…

12 Comments

  1. Berkebuuuun hahahaha
    Sumpah, tadinya saya juga punya ide begini, dengan aplikasi ini kita bisa tahu struktur tanah, kondisi, tingkat kesukaran tanam dan mau nanam apa.
    Aish, tambah cinta deh padamu mbak 🙂

  2. Temenku ada Mba, di Jakarta hobi banget urban farming. Segala ada, dari cabe, kangkung, bayem, sawi, bahkan melon! Huwaaa, aku iri.
    Kalau ada aplikasi Plantae ini enak banget ya, kutak perlu gundah gulana, langsung wae mulai berkebun, hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *