PATEN, Inovasi Pelayanan Publik Sumenep

Sumenep adalah kabupaten paling timur di pulau Madura. Wilayahnya terbagi atas 2 bagian yaitu daratan (luasnya sekitar 1.146 km persegi) dan kepulauan (luasnya sekitar 946,5 km persegi) . Ada 126 pulau yang menjadi bagian dari kabupaten Sumenep dengan pulau terjauh adalah Pulau Karamian dan Pulau Sakala. Kedua pulau tersebut lebih dekat dengan Kalimantan dan Sulawesi. Sementara di bagian selatan, pulau-pulaunya lebih dekat ke Bali.

Kondisi geografis yang demikian tentu akan menyulitkan untuk pengurusan administrasi dan perijinan bila harus ke kabupaten. Kesulitan tersebut dijawab dengan solusi berupa program PATEN, Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan. Dengan adanya PATEN ini warga tidak perlu mengurus segala sesuatunya di tingkat kabupaten tapi cukup di tingkat kecamatan saja.

Urusan perijinan yang bisa diselesaikan di tingkat kecamatan melalui PATEN ini diantaranya ijin mendirikan bangunan < 100 meter persegi, ijin gangguan, ijin penggilingan dan pertambangan skala kecil, pengurusan surat ijin usaha perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP), penebangan pohon peneduh untuk kepulauan. Untuk administrasi non perijinan diantaranya surat keterangan pindah dan pelepasan hak tanah, keterangan tidak mampu, rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), keterangan domisili perusahaan, dll.

Saya sendiri juga pernah mengurus administrasi non perijinan melalui PATEN kecamatan kota Sumenep. Cukup datang ke 1 ruangan, menyerahkan semua kelengkapan, dan tak sampai 5 menit sudah selesai. Diluar ruangan juga tersedia kotak saran yang siap menampung saran dan kritikan pengguna layanan PATEN. Masukan-masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan layanan selanjutnya.

Sebagai perintis pelaksanan PATEN, kecamatan kota Sumenep meraih penghargaan sebagai 33 Inovasi Terbaik Pelayanan Publik  2014 di Indonesia. Dan setelah melalui proses seleksi, PATEN juga lolos menjadi finalis United Nations Public Service Award (UNPSA) 2015. Ada 4 bentuk public service dari Indonesia yang masuk sebagai finalis selain dari kecamatan kota Sumenep, yaitu kabupaten Sragen Jawa Tengah, Aceh Singkil, dan Pinrang Sulawesi Selatan. Nahh…PATEN Sumenep ini satu-satunya inovasi daerah tingkat kecamatan. Inovator pelayanan publik dari Indonesia ini beradu dengan bentuk pelayanan publik lainnya dari berbagai negara Asia Pasifik, Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin dan Karibia, Afrika, serta Asia Barat.

Adakah manfaat PATEN lainnya selain kemudahan dan kecepatan?Pertumbuhan usaha khususnya usaha kecil dan mikro meningkat dengan adanya PATEN. Karena proses pengurusan ijin usaha tidak lagi rumit. Para pengusaha atau pun calon pengusaha tidak enggan untuk mempunyai usaha berijin karena bisa diurus di tingkat kecamatan dengan mudah. Udah gak jaman ya…ngurus ijin pake syarat wani piro … 😀  Dampak positif seperti ini tentu berpengaruh juga pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada tahun 2012 PAD naik 48,21%, dan di 2013 meningkat menjadi 8,80%.

Inovasi PATEN ini sekarang sudah diterapkan di seluruh kecamatan di kabupaten Sumenep baik daratan maupun kepulauan. Begitu juga wilayah-wilayah lain di Indonesia yang mengawali proses adopsi inovasi ini dengan melakuan studi banding ke kecamatan kota Sumenep. Diantaranya Pemkab Lumajang, Bojonegoro, Bengkalis Riau, Pemkot Singkawang, kecamatan Tanjung Selor Bulungan Kalimantan Utara, dsb.

Kabar baik di tahun 2016 ini PATEN kembali menjadi finalis dalam United Nations Public Service Awards 2016 yang acara puncaknya akan digelar di New York  22 Juni 2016. Kemudahan bagi warga kecamatan kota Sumenep juga bertambah karena PATEN menjadi elektronik-PATEN (e-PATEN). Dengan e-PATEN warga cukup mengurus berbagai keperluan administrasi secara online.

Semoga inovasi lainnya terus bermunculan dan semakin baik untuk Indonesia yang lebih baik.

 

Sumber :

https://publicadministration.un.org/unpsa/Public_NominationProfilev2014.aspx?id=3312

http://www.jpnn.com/read/2015/05/09/302841/Inovasi-Layanan-Publik,-3-Daerah-Ini-Jadi-Finalis-Kompetisi-Dunia
Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahkuhttps://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku

You may also like

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *