Teh Daun Kelor

Daun kelor (Moringa oleifera) biasanya diolah menjadi sayur. Sayur daun kelor ini sayur wajib orang Madura, terutama bila menu utama nasi jagung. Nah..kali ini kelor tidak hanya dibuat sayur tapi dibuat teh. Ya seperti teh dari pohon teh di dataran tinggi atau daun sirsak dan sejenisnya. Daun-daun dan bunga kelor dikeringkan (simplisia), dikemas, dan diseduh dengan air panas bila akan diminum. Minumnya selagi masih hangat.

Ini adalah salah satu produk inovasi warga di salah satu kecamatan di Sumenep. Pohon kelor atau marongghi milik mereka awalnya hanyalah pohon untuk tempat menjalarnya tanaman cabe jamu atau cabe jawa. Sesekali mereka manfaatkan daunnya untuk sayur. Tapi sekarang daun kelor mereka jadikan teh dan tepung.

Daun kelor sendiri sudah dikenal luas manfaatnya, terutama untuk kesehatan dan kecantikan. Selain daunnya, bagian lain dari tanaman yang bisa dimanfaatkan adalah bunga, buah, batang, dan akarnya. Berbagai jenis penyakit dapat diobati dengan mengkonsumsi daun kelor, termasuk penyakit berat seperti kanker, diabetes, bahkan HIV.

Teh daun dan bunga kelor baik untuk detoks dan membersihkan rahim. Diminum sehari sekali atau 2 kali sehari saat pagi dan sore. 1-2 sendok makan teh untuk setiap cangkir. Karena sifatnya yang meluruhkan, ibu hamil tidak boleh minum teh daun kelor. Teh asal Sumenep ini tidak ditambah pengawet, jadi sebaiknya digunakan hanya dalam waktu 2 bulan. Mau coba?

Teh Daun Kelor
Teh Daun Kelor

You may also like

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *